Perjuangan Berbuah Hasil, Bupati Rifai Pastikan Tambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Tiba di Tangan Petani

Perjuangan Berbuah Hasil, Bupati Rifai Pastikan Tambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Tiba di Tangan Petani

Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajjudin, saat meninjau langsung penyaluran pupuk di kios resmi Desa Gunung Ayu, Kecamatan Seginim, Selasa (4/8/2026).--(Foto: Ary/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin memastikan tambahan kuota pupuk bersubsidi yang diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mulai diterima petani. Kepastian itu disampaikan saat meninjau langsung penyaluran pupuk di kios resmi Desa Gunung Ayu, Kecamatan Seginim, Selasa (4/8/2026).

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian Binagransyah, penyuluh pertanian, serta unsur Forkopimda. Kunjungan dilakukan untuk memastikan stok pupuk tersedia dan penyalurannya berjalan tepat sasaran kepada petani yang berhak menerima.

BACA JUGA:Hilang Kendali, Mobil Brio Hantam Warung Makan, Berakhir Nyungsep ke Pekarangan Rumah di Sidomulyo

BACA JUGA:GEMPARA 2026 UINFAS Bengkulu, Wadah Mahasiswa Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045

Selain mengecek ketersediaan pupuk di kios resmi, Rifai juga berdialog dengan kelompok tani guna menyerap aspirasi dan mendengar langsung kondisi yang dihadapi petani di lapangan.

Rifai menjelaskan, tambahan kuota pupuk bersubsidi merupakan hasil koordinasi dan perjuangan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan kepada pemerintah pusat melalui Pupuk Indonesia. Langkah itu dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan petani yang selama ini kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Hari ini kita memastikan tambahan kuota pupuk yang telah diperjuangkan benar-benar sudah sampai kepada petani. Pemerintah daerah akan terus mengawal distribusinya agar tidak terjadi kelangkaan saat musim tanam," ujar Rifai.

BACA JUGA:Teken MoU, Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

BACA JUGA:Selain Sita Aset, 128 Saksi Diperiksa dalam Kasus Investasi Bodong

Ia mengungkapkan, kuota pupuk urea meningkat sekitar 900 ton, dari semula 3.800 ton menjadi 4.700 ton. Sementara alokasi pupuk NPK bertambah 1.500 ton, dari 3.851 ton menjadi 5.351 ton atau naik sekitar 40 persen.

Menurut Rifai, peningkatan alokasi itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah Bengkulu Selatan sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat.

Meski pasokan bertambah, ia mengingatkan bahwa pupuk bersubsidi hanya dapat disalurkan kepada petani yang memenuhi ketentuan pemerintah, yakni tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam sistem e-RDKK, serta memiliki lahan pertanian maksimal dua hektare.

BACA JUGA:Sigap! Kapolda Bengkulu Turun Tangan Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan di Pantai Panjang

BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Paparkan Hasil Operasi Musang Nala 2026, 110 Tersangka Diamankan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait