Viral Sampah di Selokan Pasar Ampera, Ini Tanggapan Petugas Kebersihan Pasar

Viral Sampah di Selokan Pasar Ampera, Ini Tanggapan Petugas Kebersihan Pasar

Viral Sampah di Selokan Pasar Ampera, Ini Tanggapan Petugas Kebersihan Pasar--(Foto: Ary/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Video yang memperlihatkan tumpukan sampah di saluran air kawasan Pasar Ampera, Kabupaten Bengkulu Selatan, viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Menanggapi hal itu, petugas kebersihan Pasar Ampera memastikan pengelolaan sampah di lingkungan pasar tetap berjalan rutin setiap hari sesuai prosedur.

BACA JUGA:Perlu Tahu, Ini Penyebab Mata Minus yang Sering Terjadi, Kenali Faktor Risikonya Sejak Dini

BACA JUGA:Bisa Dikonsumsi Sehari-hari, Rekomendasi Minuman Kopi Terbaik, Nikmat dan Cocok Temani Aktivitas

Pemungut sampah Pasar Ampera, Agus, mengatakan petugas kebersihan setiap hari mengumpulkan sampah yang dihasilkan dari aktivitas pasar untuk dimasukkan ke dalam kontainer sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ia menegaskan, area yang menjadi tanggung jawab petugas meliputi lingkungan pasar dan sampah yang berada di permukaan saluran air.

"Sementara untuk sampah yang viral berserakan itu kami tidak tahu. Kemungkinan ada sampah yang memang sudah lama berada di dalam selokan. Petugas kebersihan hanya mengambil sampah yang berada di atas saluran," kata Agus.

BACA JUGA:Cara Mengatasi Insomnia yang Perlu Diketahui, Tidur Lebih Nyenyak dan Makin Berkualitas

BACA JUGA:Panas Tinggi hingga Kelelahan Bisa Jadi Gejala Demam Berdarah, Ini Penjelasannya!

Selain itu, jelasnya, tumpukan sampah yang terlihat di dalam selokan belum tentu berasal dari aktivitas pedagang maupun pengunjung Pasar Ampera. Berdasarkan video yang beredar, masih banyak sampah yang terbungkus kantong plastik sehingga diduga berasal dari luar kawasan pasar atau terbawa aliran air.

"Tadi kami lihat dari tayangan yang beredar, banyak sampah yang masih menggunakan kantong plastik. Otomatis itu kemungkinan bukan sampah dari aktivitas pasar," ujarnya.

Agus menambahkan, pengelola Pasar Ampera telah menyediakan dua unit kontainer sampah yang digunakan secara bergantian. Sistem ini diterapkan agar proses pembuangan sampah tetap berjalan meski salah satu kontainer sedang diangkut menuju TPA oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).

BACA JUGA:Catat! Ini Daftar Pantangan Makanan saat Terserang Demam Berdarah

BACA JUGA:6 Cara Tepat Mencegah Demam Berdarah, Nomor 1 Paling Diutamakan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait