Hasil Uji Lab Keluar, Ini Kondisi Terbaru Limbah PT SBS dan Sungai Selali
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan telah menerima hasil pengujian laboratorium terhadap sampel air di sekitar PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS), Desa Nanjungan, Kecamatan Pino Raya.--(Foto: Ary/Tim/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan telah menerima hasil pengujian laboratorium terhadap sampel air di sekitar PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS), Desa Nanjungan, Kecamatan Pino Raya.
Hasil uji laboratorium yang diterima pada Rabu, 7 Oktober 2026, menunjukkan limbah dari aktivitas PT SBS masih memenuhi baku mutu. Namun, hasil berbeda ditemukan pada sampel air Sungai Selali yang masih menunjukkan adanya parameter melampaui batas baku mutu.
BACA JUGA:2.417 KPM Bengkulu Selatan Terindikasi Judol, Dinsos: Segera Stop
BACA JUGA:Terbukti Ampuh! Cek Disini Pilihan Obat Memar dengan Bahan Herbal Alami
Kepala DLHK Kabupaten Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin, S.Sos., mengatakan pemeriksaan terhadap air limbah perusahaan dilakukan pada Outlet Kolam 11 dan saluran limbah domestik.
Berdasarkan hasil pengujian, seluruh parameter pada sampel air Outlet Kolam 11 masih berada di bawah batas baku mutu yang ditetapkan.
Hal serupa juga ditemukan pada sampel air limbah domestik PT SBS. Seluruh parameter yang diperiksa masih memenuhi batas maksimum dalam laporan hasil pengujian.
“Untuk Kolam 11 dinyatakan sudah memenuhi baku mutu dan di kolam domestik juga dinyatakan sudah memenuhi baku mutu,” ujar Erwin.
BACA JUGA:Miliki Arti yang Berbeda, Kenali Disini Warna Memar pada Tubuh Anda!
BACA JUGA:Kaya Zat Besi dan Nutrisi, 7 Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Anemia
Pada sampel Outlet Kolam 11, hasil pemeriksaan menunjukkan Total Suspended Solids (TSS) sebesar 75 mg/L dari batas maksimum 250 mg/L. Sementara Biochemical Oxygen Demand (BOD5) tercatat 22 mg/L, Chemical Oxygen Demand (COD) 85 mg/L, pH 8,2, minyak dan lemak 25 mg/L, serta nitrogen total 28,8 mg/L.
Untuk sampel limbah domestik, TSS tercatat 25 mg/L dari batas maksimum 30 mg/L. Kemudian BOD5 sebesar 20 mg/L, COD 83 mg/L, amonia 4,66 mg/L, dan total coliform 2.400 MPN/100 mL. Seluruh parameter itu masih berada dalam batas yang tercantum dalam hasil pemeriksaan laboratorium.
Namun, kondisi berbeda ditemukan pada sampel air Sungai Selali. Hasil pengujian menunjukkan adanya dua parameter yang melampaui baku mutu, yakni BOD5 dan COD.
BACA JUGA:Makin Sehat, Ini Manfaat Olahraga Pagi bagi Kesehatan, Bisa Bantu Jaga Kebugaran Tubuh
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

