Akui Semua Kesalahan, Rohidin Ungkap Penyesalan di Hadapan Hakim
Akui Semua Kesalahan, Rohidin Ungkap Penyesalan di Hadapan Hakim--(Sumber Foto: Imron/BETV)
Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp32 miliar.
Uang tersebut kemudian dikelola oleh Anca atas perintah Rohidin.
Rohidin mengaku menyerahkan pengelolaan dana kepada Anca demi kemudahan dan kepercayaan yang telah dibangun sejak 2016.
BACA JUGA:Cek Segudang Manfaat Putih Telur untuk Kecantikan Kulit, Cocok Dijadikan Masker
BACA JUGA:Cek Segudang Manfaat Putih Telur untuk Kecantikan Kulit, Cocok Dijadikan Masker
"Penyerahan uang pada Anca atas perintah saya. Kenapa uang sebanyak itu disimpan pada Anca, biar lebih mudah saja mengelolanya," imbuhnya.
Dalam kesaksiannya, Anca menjelaskan bahwa ia mencatat seluruh aliran dana dalam laptop pribadinya.
Uang Rp32 miliar itu disimpan di lantai dua rumahnya dan mulai didistribusikan ke tim pemenangan sejak awal November 2024 dalam tiga tahap, dengan total Rp21 miliar lebih.
"Sisanya itu sekitar Rp6,5 miliar, itu uang pribadi pak Rohidin, dititipkan pada saya sejak 2016," ujar Anca.
BACA JUGA:Pengeringan Irigasi Bendungan Seluma Dimulai Agustus, Petani Diimbau Beralih Tanam Jagung
Namun, penyimpanan uang dalam jumlah besar secara tunai tersebut memicu kecurigaan dari JPU.
Jaksa mempertanyakan mengapa tidak menggunakan sistem transfer atau menyimpan dana di bank.
"Alasan saudara apa menyimpan uang sebanyak itu cash, kenapa tidak pilih transfer atau disimpan ke bank? Itu kan lebih mudah dan praktis," tanya Jaksa Agus Subagya, SH.
Rohidin menjawab, keputusan menyimpan secara tunai dilakukan demi kemudahan pengelolaan dan karena kepercayaannya kepada Anca.
BACA JUGA:Pengeringan Irigasi Bendungan Seluma Dimulai Agustus, Petani Diimbau Beralih Tanam Jagung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


