Bank Indonesia

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari--(Sumber Foto: Doc/BETV)

Sinyal Bahaya Krisis Iklim

Meski lokasi kejadian tidak berpenghuni dan tidak menimbulkan korban jiwa, para ahli menilai peristiwa ini sebagai peringatan serius bagi dunia.

Beberapa risiko yang dikhawatirkan antara lain:

Ancaman terhadap kapal wisata

Jalur fjord Greenland kini sering dilalui kapal pesiar. Jika kejadian serupa terjadi saat kapal melintas, risikonya bisa berujung pada tragedi besar.

BACA JUGA:5 Ide Jualan Es Rambutan Kekinian, Dijamin Laris Manis

BACA JUGA:Resep Bola-Bola Regal Cokelat, Kue Lebaran Praktis dengan Rasa Lumer di Mulut

Meningkatnya ketidakstabilan Arktik

Rentang waktu 2024 hingga 2026 mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah di wilayah kutub. Kondisi ini membuat kawasan Greenland semakin rentan terhadap longsor dan bencana serupa.

Peringatan dari Kutub Utara

Megatsunami Greenland tidak sekadar kejadian alam ekstrem, tetapi menjadi bukti nyata dampak perubahan iklim terhadap kestabilan geologi. Getaran yang berlangsung selama sembilan hari menjadi pesan keras bahwa krisis iklim memiliki konsekuensi global.

BACA JUGA:Rayakan HUT ke-36, PO SAN Santuni Ratusan Kaum Duafa dan Berikan Voucher Belanja

BACA JUGA:Resmi! Medy Pebriansyah Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Bengkulu Gantikan Tony Elfian

Kenaikan muka laut, risiko longsoran, serta potensi tsunami di wilayah lain kini menjadi ancaman nyata bagi daerah pesisir dunia. Para ilmuwan menegaskan pentingnya langkah serius untuk menekan laju pemanasan global sebelum bencana serupa terjadi di kawasan yang lebih padat penduduk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: