Bank Indonesia

Tidak Hanya Banjir, Cuaca Ekstrem Juga Sebabkan 6 Titik Longsor di Bengkulu

Tidak Hanya Banjir, Cuaca Ekstrem Juga Sebabkan 6 Titik Longsor di Bengkulu

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso--(Sumber Foto: Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu mencatat sedikitnya ada enam titik longsor yang tersebar di tiga wilayah, yakni Kabupaten Seluma, Lebong, dan Rejang Lebong, akibat cuaca ekstrem yang melanda dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini semakin memperparah dampak bencana di Bengkulu, di mana selain banjir, akses jalan di sejumlah wilayah juga terganggu akibat material longsor yang menutup badan jalan.

Salah satu titik longsor terjadi di kawasan Talang Ratu yang merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong. Material longsor yang menutupi badan jalan menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut sempat terganggu.

Selain itu, longsor juga terjadi di ruas jalan menuju objek wisata Air Putih di Kabupaten Lebong dengan jumlah titik hampir mencapai lima lokasi, sehingga meningkatkan risiko bagi para pengguna jalan.

BACA JUGA:Usut Kasus Korupsi, Subdit Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Kantor BKAD dan RSKJ Soeprapto

BACA JUGA:Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tunggu Kabar Pembahasan Inpres dari Kementerian

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyampaikan pihaknya telah bergerak cepat dengan mengerahkan sejumlah alat berat ke titik-titik terdampak.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan material longsor sekaligus memulihkan fungsi jalan agar dapat kembali dilalui masyarakat.

"Sejauh ini ada enam titik yang menjadi kewenangan Provinsi yang mengalami longsor, sejumlah alat berat sudah kita turunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, terutama pembersihan material longsor yang menutup badan jalan," Kata Tejo Selasa (7/4).

Lebih lanjut Tejo menambahkan, Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan jalur-jalur utama yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi serta menjadi akses penting bagi masyarakat.

BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga, DKP Seluma Hadirkan Kios Pangan Murah di Alun-alun Tais

BACA JUGA:Perluas Pendidikan Karakter, Dikbud Seluma Mulai Petakan Calon Sekolah Laboratorium Pancasila

"Untuk penanganan, kita prioritaskan jalur-jalur utama yang memiliki mobilitas tinggi dan menjadi akses penting bagi masyarakat," Tambahnya.

Untuk proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk faktor cuaca yang masih belum stabil. Menurutnya, keselamatan petugas dan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait