Di Tengah Kebijakan WFH, Sekolah di Bengkulu Selatan Tetap Belajar Tatap Muka
Di Tengah Kebijakan WFH, Sekolah di Bengkulu Selatan Tetap Belajar Tatap Muka--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Di saat sejumlah instansi pemerintah mulai menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH), sektor pendidikan di Bengkulu Selatan justru tetap berjalan normal dengan pembelajaran tatap muka.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan memastikan bahwa kebijakan WFH tidak berlaku bagi tenaga pendidik maupun aktivitas belajar mengajar di sekolah.
BACA JUGA:Hemat Anggaran Tanpa Ganggu Layanan Publik, Pemkab BS Resmi Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
BACA JUGA:Bengkulu Siapkan Skema Kolaborasi, Wujudkan Infrastruktur dan Kawasan Industri 2027
Hal ini karena sektor pendidikan dinilai sebagai layanan langsung yang tidak bisa dialihkan secara penuh ke sistem jarak jauh.
“Sekolah tetap berjalan normal seperti biasa. Tidak ada WFH untuk tenaga pendidik maupun aktivitas belajar mengajar,” ujar Kepala Dikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya.
Ia menjelaskan, proses pembelajaran saat ini masih membutuhkan kehadiran langsung guru dan siswa di sekolah agar kegiatan belajar dapat berlangsung optimal. Oleh karena itu, kebijakan WFH hanya diterapkan terbatas di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu.
BACA JUGA:Praktik Jual Kios Pasar Panorama Rugikan Negara Rp12 Miliar, 2 Eks Pejabat Dituntut Segini
BACA JUGA:Fakta Sidang Terungkap, Peran PT RSM Disebut Dominan dalam Urusan Perizinan Tambang
Sementara itu, penerapan WFH di OPD dilakukan dengan sistem bergiliran antara pegawai yang bekerja dari rumah dan yang tetap masuk kantor. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi pejabat struktural yang tetap diwajibkan hadir di kantor.
“Untuk pejabat tidak ada WFH, semuanya tetap masuk kantor. Sementara staf dibagi secara bergantian agar pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.
Meski sebagian pegawai bekerja dari rumah, disiplin dan tanggung jawab tetap menjadi hal utama. Seluruh staf diharapkan tetap responsif dan menjaga komunikasi agar tidak menghambat kinerja.
BACA JUGA:Modus Sedotan Merah Terbongkar, 40 Paket Sabu Disembunyikan dalam Klip Bening Diamankan
BACA JUGA:Atasi Kekeringan Sawah Ketaping, Dinas Pertanian Ajukan 3 Unit Irigasi Pompa ke Kementan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: