Kawal Kasus Penggelapan Rp4,7 Miliar, Tim Hotman 911 Tiba di Bengkulu

Kawal Kasus Penggelapan Rp4,7 Miliar, Tim Hotman 911 Tiba di Bengkulu

Kawal Kasus Penggelapan Rp4,7 Miliar, Tim Hotman 911 Tiba di Bengkulu--(Sumber Foto: Hendri/BETV)

KEPAHIANG, BETVNEWSKasus penggelapan uang hasil penjualan kopi mertua asal Kabupaten Kepahiang menjadi sorotan publik pada Kamis, 23 April 2026. Raden Reza Pramudia selaku tim hukum (lawyer) Hotman Paris Hutapea tiba di Bengkulu untuk melakukan pendampingan hukum kepada korban.

Melalui video yang dibagikan di akun Instagram miliknya, Raden Reza menyampaikan bahwa dirinya bersama dua rekan lainnya akan mengawal kasus dugaan penggelapan uang sebanyak Rp4,7 miliar yang dilakukan oleh sang menantu.

"Kami akan boarding ke Bengkulu, mengawal kasus dugaan penggelaan uag mertua yang dilakukan oleh mantunya," kata Raden Reza Pramudia.

BACA JUGA:Buntut OTT Bupati Rejang Lebong, Polda Bengkulu Pastikan Dua Anggotanya Patuhi Panggilan KPK

BACA JUGA:Diduga Keracunan Menu MBG, 7 Pelajar SMP di Bengkulu Tengah Dilarikan ke Klinik

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa timnya akan segera berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kepahiang terkait penyelidikan kasus penggelapan tersebut, serta berkoordinasi dengan Polda Bengkulu terkait laporan dugaan perzinahan.

"Kami akan berkoordinasi dengan Polres Kepahiang dan Polda Bengkulu," terangnya.

Tidak hanya itu, Raden Reza Pramudia menegaskan pihaknya akan mengawal kasus ini sampai selesai dan akan mengungkap siapa saja yang terlibat di dalamnya.

"Jadi buat semua yang mengetahui aliran dana tersebut, hati-hati. Nanti akan kebawak dan jangan senang dulu," ujarnya.

BACA JUGA:Bulog Bengkulu Buka Pintu Gudang bagi Pelajar, Tunjukkan Kesiapan Stok Beras Nasional

BACA JUGA:Efisensi Waktu, Pemkab Seluma Tiadakan Seremoni Pelepasan Haji 2026

Sementara itu, Neni Putri selaku kakak ipar tersangka membenarkan bahwa pihaknya menggunakan bantuan hukum dari Hotman 911 untuk mengawal kasus yang menimpa orang tuanya tersebut.

"Iya, mereka selaku kuasa hukum kita dalam perkara penggelapan uang dan perkara perzinahan yang dilaporkan oleh adik saya beberapa hari lalu," tegas Neni.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait