Hilang Sepekan, Warga Tanah Patah Bengkulu Ditemukan Tewas di Anggut Bawah
Hilang Sepekan, Warga Tanah Patah Bengkulu Ditemukan Tewas di Anggut Bawah--(Sumber Foto: Angga/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Setelah dinyatakan hilang selama lebih dari sepekan, Purwadi (65), warga Jalan Seruni, Kelurahan Tanah Patah, akhirnya ditemukan.
Namun nahas, pria yang sempat dicari pihak keluarga ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan kebun warga, Simpang Dekranasda Lama, Kelurahan Anggut Bawah, pada Senin pagi, 4 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.
Titik terang penemuan korban bermula dari kecurigaan anggota Linmas terhadap sebuah sepeda motor Honda bermerek BD 6883 IR yang terparkir tak bertuan selama berhari-hari di area perkebunan.
Lurah Anggut Bawah, Ade Zuardi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian setelah menerima laporan dari perangkat keamanan lingkungan tersebut.
BACA JUGA:Korupsi Lahan Tol Bengkulu: Eks Kepala BPN dan Pengacara Terancam 7 Tahun Bui, Negara Rugi Miliaran
BACA JUGA:Waspada Minyakita Palsu, Polda Bengkulu Sita Ratusan Ribu Kemasan Ilegal Bertabur Label Halal
"Kami menerima laporan dari Linmas mengenai motor yang sudah berhari-hari terparkir di kawasan kebun warga. Atas dasar kecurigaan itu, kami segera menghubungi pihak kepolisian untuk dilakukan penelusuran," ujar Ade Zuardi.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Ratu Samban bersama Bhabinkamtibmas melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi motor. Petugas akhirnya menemukan jasad korban dalam posisi telungkup di balik rimbunnya semak belukar.
Kapolsek Ratu Samban, AKP Dendi Putra, mengonfirmasi penemuan jasad warga Tanah Patah tersebut. Berdasarkan identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diperkirakan sudah mengembuskan napas terakhir sejak beberapa hari lalu.
"Kami telah berkoordinasi dengan Polsek Ratu Agung karena laporan orang hilang awalnya masuk di wilayah hukum mereka. Dari hasil pengamatan luar, korban diduga sudah meninggal sekitar lima hari yang lalu. Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan penanganan lebih lanjut diserahkan ke Tim Inafis Polresta Bengkulu," jelas AKP Dendi Putra.
BACA JUGA:Kapasitas Kritis, DLHK Bengkulu Selatan Lobi Kementerian untuk Perluasan Zona TPA
BACA JUGA:Tenggat SP3 Berakhir, Satpol PP Seluma Siap Ratakan Hiburan Malam Ilegal di Simpang 6
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Petugas juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menunggu hasil visum resmi dari tim medis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: