Penghubung 2 Desa, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Rejang Lebong Sudah 95 Persen

Penghubung 2 Desa, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Rejang Lebong Sudah 95 Persen

Penghubung 2 Desa, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Rejang Lebong Sudah 95 Persen--(Sumber Foto: Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kelurahan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, kini memasuki tahap akhir. Hingga Selasa, 12 Mei 2026, progres pengerjaan jembatan telah mencapai 95 persen.

Jembatan yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu dibangun oleh Kodim 0409/Rejang Lebong untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat di wilayah terpencil.

BACA JUGA:Korupsi Kredit Pensiun Fiktif Rp5,8 Miliar, 2 Eks Pejabat Bank Bengkulu Resmi Ditahan

BACA JUGA:PN Bengkulu Vonis Bebas 4 Terdakwa Korupsi Lahan Tol, Kejati Ambil Sikap Pikir-pikir

Saat ini, fokus pengerjaan berada pada proses pengencangan dan penyetelan tali sling bagian atas maupun bawah jembatan. Setelah tahap tersebut selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pengelasan besi geladak membujur.

Seluruh proses dilakukan secara teliti guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi jembatan sebelum digunakan masyarakat.

Pembangunan jembatan juga berlangsung dengan semangat gotong royong. Personel TNI bersama warga sekitar tampak kompak menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA:Gegerkan Warga, Jasad Bayi Ditemukan di Bebatuan Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Terungkap! Jasad Bayi yang Gegerkan Warga Pasar Bawah Berjenis Kelamin Laki-laki dan Lahir Prematur

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena jembatan ini sudah lama dinantikan sebagai akses penghubung utama antarwilayah.

Jembatan Gantung Garuda dibangun dengan panjang sekitar 72 meter dan lebar 1,2 meter. Setelah selesai, jembatan tersebut akan menjadi akses penting bagi 2 desa atau sekitar 541 kepala keluarga atau lebih dari 1.040 jiwa.

Keberadaan jembatan ini diyakini akan sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari anak sekolah, petani, hingga warga yang selama ini harus melewati jalur sulit dan berisiko.

Selain menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap, jembatan tersebut juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian warga.

BACA JUGA:Atasi Keluhan Warga, Pemkab Seluma Targetkan Perbaikan Jalan Talang Rami Mulai Akhir Bulan Ini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait