1.021 Mahasiswa UMB Terjun KKN, Usung Literasi Sampah Dukung Program Kota Bengkulu Bersih

1.021 Mahasiswa UMB Terjun KKN, Usung Literasi Sampah Dukung Program Kota Bengkulu Bersih

1.021 Mahasiswa UMB Terjun KKN, Usung Literasi Sampah Dukung Program Kota Bengkulu Bersih--(Foto: Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Sebanyak 1.021 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) resmi diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung mulai 4 Agustus hingga 12 September 2026.

Mengusung tema "Melalui Literasi Sampah Menuju Kota Bengkulu yang Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri", para mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus menjalankan berbagai program pemberdayaan di lingkungan tempat pengabdian.

BACA JUGA:Gelar Reses, Andi Saputra Kebanjiran Usulan Perbaikan Jalan

BACA JUGA:Antar Penumpang, Mobil Ojol Maxim Ringsek Dihantam Vario di Pasir Putih

Ketua Panitia KKN UMB, Ivan Achmad Nurcholis, S.Pd., M.Pd., mengatakan tema tersebut dipilih sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kota Bengkulu dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, tahun ini merupakan tahun kedua UMB berkolaborasi dengan pemerintah kota melalui program KKN.

"Melalui tema ini kami ingin melanjutkan sinergi bersama Pemerintah Kota Bengkulu. Harapannya mahasiswa tidak hanya melaksanakan pengabdian, tetapi juga ikut mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan," ujar Ivan, Selasa (4/8/2026).

BACA JUGA:Jangan Sampai Stres, Begini Cara Tambah Berat Badan Bagi Wanita

BACA JUGA:Ini 8 Jenis Buah Pelancar Diet, Ada Lemon hingga Apel

Sebanyak 1.021 mahasiswa tersebut dibagi ke dalam 80 kelompok yang ditempatkan di berbagai wilayah. Rinciannya, 803 mahasiswa mengikuti KKN Reguler di 64 kelurahan di Kota Bengkulu, 59 mahasiswa KKN Mandiri, 34 mahasiswa KKN Reguler FKIP Kota Bengkulu, 32 mahasiswa KKN Reguler FKIP luar kota, 61 mahasiswa KKN Tematik di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, dan Kaur, 20 mahasiswa KKN Emas di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, serta 12 mahasiswa mengikuti program konversi magang menjadi KKN.

Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, seluruh peserta telah mengikuti pembekalan pada 15 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menerima materi mengenai etika bermasyarakat, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta teknis pelaksanaan KKN agar mampu beradaptasi dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi penugasan.

BACA JUGA:Dikbud BS Gelar Lomba Seni Antar Pelajar, Manfaatkan Momentum HUT RI Lestarikan Budaya Daerah

BACA JUGA:5 Manfaat Brotowali Sebagai Obat Tradisional, Salah Satunya Obati Diabetes

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan didampingi oleh 30 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Selain pendampingan akademik, UMB juga memberikan sejumlah fasilitas kepada peserta, seperti perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, atribut KKN, kesempatan mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal LPPM UMB, hingga bimbingan penyusunan laporan akhir.

Selain mengusung program literasi sampah, setiap kelompok diwajibkan melaksanakan empat program utama, yaitu program keilmuan, keagamaan, olahraga dan seni, serta program tematik yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait