Pangeran Mangku Rajo, Kisah Pejuang Bengkulu yang Kini Kembali Dikenang

Pangeran Mangku Rajo, Kisah Pejuang Bengkulu yang Kini Kembali Dikenang

Workshop bertajuk "Pangeran Mangku Rajo, Pahlawan Bengkulu yang Terlupakan"--(Foto: Mutia/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Upaya mengenalkan kembali sosok Pangeran Mangku Rajo sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Bengkulu terus digencarkan. Melalui workshop bertajuk "Pangeran Mangku Rajo, Pahlawan Bengkulu yang Terlupakan", Yayasan Zuriat Bangkahulu Tinggi mengajak masyarakat untuk lebih mengenal sejarah daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

BACA JUGA:Bisa Dikonsumsi Sehari-hari, Rekomendasi Minuman Kopi Terbaik, Nikmat dan Cocok Temani Aktivitas

BACA JUGA:Panas Tinggi hingga Kelelahan Bisa Jadi Gejala Demam Berdarah, Ini Penjelasannya!

Kegiatan yang mengusung tema "Mencintai Sejarah dan Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air" itu digelar di Aula Hotel Adeva, Jalan Pariwisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Rabu (5/8/2026).

Sekitar 100 peserta hadir mengikuti workshop, terdiri atas tokoh adat, akademisi, sejarawan, pemerhati sejarah, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.

BACA JUGA:Viral Sampah di Selokan Pasar Ampera, Ini Tanggapan Petugas Kebersihan Pasar

BACA JUGA:Perlu Tahu, Ini Penyebab Mata Minus yang Sering Terjadi, Kenali Faktor Risikonya Sejak Dini

Ketua Yayasan Zuriat Bangkahulu Tinggi sekaligus inisiator kegiatan, Acep Nana Harianto, mengatakan workshop ini menjadi bentuk kepedulian terhadap sejarah Bengkulu yang dinilai mulai memudar di tengah masyarakat, khususnya kisah perjuangan Pangeran Mangku Rajo.

"Melalui workshop ini kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda Bengkulu, lebih mengenal sosok Pangeran Mangku Rajo dan memahami perannya dalam sejarah daerah. Jangan sampai tokoh yang memiliki jasa besar bagi Bengkulu justru terlupakan," ujar Acep.

Ia menjelaskan, Pangeran Mangku Rajo merupakan tokoh dari Kerajaan Sungai Lemau yang dikenal memimpin penyerangan terhadap Benteng Marlborough pada 17 Maret 1719. Peristiwa itu menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan sejarah Bengkulu dan kerap dikaitkan sebagai tonggak awal lahirnya Kota Bengkulu.

BACA JUGA:Cara Mengatasi Insomnia yang Perlu Diketahui, Tidur Lebih Nyenyak dan Makin Berkualitas

BACA JUGA:Catat! Ini Daftar Pantangan Makanan saat Terserang Demam Berdarah

Menurut Acep, sejarah para tokoh daerah harus terus diperkenalkan kepada masyarakat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Karena itu, workshop ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mendokumentasikan kembali sejarah Pangeran Mangku Rajo secara lebih utuh melalui penelitian dan penulisan ilmiah.

"Ke depan kami akan menyusun buku tentang Pangeran Mangku Rajo dan mengusulkannya ke Kementerian Kebudayaan. Selain itu, kami juga akan terus menggali sejarah pahlawan-pahlawan Bengkulu lainnya serta mendorong pelestarian makam-makam yang memiliki nilai sejarah agar tetap terjaga," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: