Hendak Nikmati Sunrise, 2 Pemuda Jadi Korban Penusukan Gengster di Danau Dendam Tak Sudah
Dua pemuda diketahui menjadi korban penusukan oleh sekelompok gengster di kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), Kota Bengkulu, pada Sabtu (10/01/2026).--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Niat ingin menikmati keindahan matahari terbit, malah berubah menjadi peristiwa berdarah.
Dua pemuda diketahui menjadi korban penusukan oleh sekelompok gengster di kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), Kota Bengkulu, pada Sabtu Subuh (10/01/2026).
BACA JUGA:Jalan Lintas Bengkulu–Palembang di Kepahiang Rusak Berulang, Warga Soroti Tambal Sulam BPJN
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Pasang Target PAD 2026 Rp400 Miliar, Andalkan Pajak Hiburan dan Parkir
Kedua korban masing-masing bernama Edo Rahman(20), warga Pasemah, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, dan Rafles Habib (20), warga Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Keduanya mengalami luka serius akibat diserang menggunakan senjata tajam dan benda tumpul oleh kelompok pelaku yang diduga berjumlah sekitar 10 orang.
Peristiwa bermula ketika kedua korban bersama tiga orang temannya datang ke kawasan Danau Dendam Tak Sudah untuk menikmati sunrise. Namun, ketenangan mereka terusik setelah sekelompok pemuda datang dan menggeber-geber sepeda motor di sekitar lokasi.
Merasa terganggu, korban sempat menanyakan maksud para pelaku. Bukannya mendapat jawaban, dua orang pelaku justru mengeluarkan senjata tajam jenis kris dan langsung menyerang kedua korban.
BACA JUGA:iPhone 17 e Rilis 2026, Cek Spesifikasi dan Fitur Menariknya di Sini
BACA JUGA:Dibuka Onic, Berikut Jadwal Lengkap Swiss Stage M7 World Championship Hari Ini
Akibat kejadian tersebut, Edo Rahman mengalami luka tusuk di bagian punggung. Sementara Rafles Habib mengalami luka tusuk di perut bagian kiri dan paha kiri, luka sabitan di tangan, serta memar di bagian kepala. Selain itu, satu unit telepon genggam milik Edo juga dilaporkan dirampas oleh para pelaku.
“setelah ditusuk itu korban langsung kabur dari lokasi dan mencari pertolongan, Edo kabur ke pemukiman warga, sementara Habib pergi ke rumah temannya dengan motor. Aku di telpon oleh Edo diminta untuk membawa nya ke Rumah Sakit,” ujar teman korban, Wilman
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


