Perempuan Asal Lebong Jadi Korban KDRT di Hotel, Alami Trauma dan Laporkan Suami ke Polisi

Perempuan Asal Lebong Jadi Korban KDRT di Hotel, Alami Trauma dan Laporkan Suami ke Polisi

Perempuan Asal Lebong Jadi Korban KDRT di Hotel, Alami Trauma dan Laporkan Suami ke Polisi--(Sumber Foto: Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Seorang perempuan berinisial SM (22), warga Kabupaten Lebong, melaporkan suaminya, Ade Putra Utama, ke pihak berwajib.

S-M melaporkan suaminya setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di salah satu hotel di wilayah Kota Bengkulu.

BACA JUGA:Menang Gugatan Lawan Jawa Pos, Dahlan Iskan Sah Jadi Pemilik Saham Radar Bogor

BACA JUGA:Visi Besar Fadli Zon: Ubah Benteng Marlborough Jadi Simpul Ekonomi Budaya Bengkulu

Berdasarkan keterangannya, kejadian berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 03.33 WIB. Saat itu, korban berada di dalam kamar hotel bersama suami dan anak mereka yang sedang mengalami demam.

Korban menjelaskan, peristiwa bermula ketika ia berusaha mencari dana untuk biaya pengobatan anaknya. Dalam kondisi panik, ia menghubungi seorang teman laki-laki dengan tujuan menagih utang.

“Waktu kejadian kami bertiga berada di kamar sambil menjaga anak yang sakit. Saya menelpon teman untuk menagih utang agar bisa membantu biaya pengobatan,” ujar SM.

BACA JUGA:Patroli Skala Besar di Bengkulu Selatan: 250 Personel Gabungan Sita Miras dan Motor Balap Liar

BACA JUGA:Korupsi Mega Mall-PTM Bengkulu: PH Sebut Kerugian Rp194 Miliar Cacat Prosedur

Panggilan telepon dilakukan di hadapan terlapor. Tidak lama kemudian, suami korban meminta agar pembicaraan dilanjutkan di luar kamar dengan alasan supaya tidak mengganggu anak yang sedang beristirahat.

“Pelaku menyuruh saya menelpon di luar kamar agar tidak mengganggu anak,” tambahnya.

BACA JUGA:Isi Jabatan Kosong, Pemprov Bengkulu Siapkan Seleksi Terbuka Karo Hukum dan Kepala BPBD

BACA JUGA:Tingkatkan Pelayanan, Kajati Bengkulu Resmikan 3 Gedung Baru Kejari Mukomuko

Situasi berubah saat korban hendak keluar kamar. Menurut pengakuan korban, suaminya tiba-tiba berdiri dan memukul bagian mata hingga terjatuh. Korban mengaku sempat kehilangan kesadaran sebelum kembali diserang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: