Dukung Revitalisasi RSMY, Menkes Turut Siapkan Ahli Khusus untuk Perbaikan Manajemen
Menkes Siap Dukung Revitalisasi RSMY, Termasuk Penempatan Ahli Khusus untuk Perbaikan Manajemen--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan di RSUD M. Yunus (RSMY) akan segera direalisasikan. Kepastian tersebut disampaikan usai pertemuan langsung dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
BACA JUGA:PT ABS Bantah Tahu Asisten Keamanan Membawa Senpi, Penembakan Terjadi Saat Suasana Memanas
BACA JUGA:Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Ragukan Klaim Kedalaman Alur Pelabuhan Pulau Baai 5–6 mLWS
Dalam pertemuan itu, Menkes Budi menilai bahwa pembangunan rumah sakit vertikal tidak sepenuhnya menjawab persoalan pelayanan kesehatan. Ia menekankan pentingnya memperkuat rumah sakit di tingkat kabupaten/kota agar beban rujukan tidak bertumpuk pada RSMY.
“Tujuannya agar masyarakat cukup mendapatkan pelayanan di kabupaten/kota, tanpa harus dirujuk sampai provinsi atau ke pusat,” ujar Helmi.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tinjau Penyaluran BLT Kesra di Panti Sosial Tresna Werdha
BACA JUGA:Dispar Kota Bengkulu Gelar Lomba Content Creator dan Fotografi, Dapatkan Hadiah Hingga Rp30 Juta
Menkes juga menawarkan model revitalisasi seperti yang telah diterapkan di beberapa daerah lain. RSMY menjadi prioritas utama, mencakup pembaruan fasilitas fisik, penguatan alat kesehatan, hingga perombakan manajemen. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya menugaskan seorang ahli khusus untuk memantau dan membenahi tata kelola rumah sakit tersebut.
“Kami sangat menyambut baik. Kehadiran utusan Kemenkes di RSMY sangat kami harapkan untuk memperbaiki manajemen,” tegas Helmi.
BACA JUGA:Silaturahmi RBMG ke Korem 041/Gamas, Komitmen Sajikan Informasi Positif Untuk Kemajuan Daerah
BACA JUGA:Seleksi Capim BAZNAS Provinsi Bengkulu 2026–2031 Segera Bergulir
Menurut Helmi, pembenahan manajemen merupakan kebutuhan mendesak mengingat banyaknya keluhan masyarakat, mulai dari pelayanan yang overload, ketersediaan obat yang kerap kosong, hingga persoalan pengelolaan keuangan.
Selain dukungan pusat, Pemprov Bengkulu juga telah mengalokasikan anggaran Rp300 miliar untuk pembangunan gedung baru RSMY secara bertahap selama tiga tahun ke depan. Langkah ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu dan Kejaksaan Perkuat Keadilan Restoratif hingga Pidana Kerja Sosial
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

