Bank Indonesia

Vaksinasi Jemaah Haji Bengkulu Capai 85 Persen, Target Tuntas Sebelum Masuk Asrama

Vaksinasi Jemaah Haji Bengkulu Capai 85 Persen, Target Tuntas Sebelum Masuk Asrama

Hingga 4 April 2026, capaian vaksinasi telah mencapai 85 persen dari total 1.344 jemaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.--(Sumber Foto: Kristiani Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Persiapan kesehatan calon jemaah haji (CJH) di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan progres positif. Hingga 4 April 2026, capaian vaksinasi telah mencapai 85 persen dari total 1.344 jemaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menargetkan seluruh proses vaksinasi rampung paling lambat 14 hari sebelum jemaah masuk ke asrama haji. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh CJH dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat perjalanan ibadah.

BACA JUGA:Isu PPPK Dirumahkan Bikin Resah, Walikota Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Tersebut, Ini Alasannya

BACA JUGA:Berteduh di Pondok Saat Hujan, Petani Kepahiang Tersambar Petir hingga Alami Luka Bakar

Penanggung jawab kesehatan haji Dinkes Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto, menjelaskan bahwa mayoritas jemaah telah menerima vaksin wajib seperti meningitis dan polio.

“Kami memastikan vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio sudah diberikan kepada sebagian besar jemaah. Ini penting untuk melindungi mereka dari potensi penyakit menular selama di Arab Saudi,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Sementara itu, untuk vaksin Covid-19, jumlah penerima relatif lebih sedikit karena sebagian besar jemaah sebelumnya telah mengikuti program vaksinasi nasional.

“Untuk vaksin Covid-19 memang tidak sebanyak vaksin lainnya, karena mayoritas jemaah sudah pernah divaksin sebelumnya,” tambahnya.

BACA JUGA:WFH Tiap Jumat Diterapkan, Pemkot Bengkulu Pastikan Layanan Publik Tetap Normal

BACA JUGA:Cetak Generasi Berkarakter, Seluma Targetkan Laboratorium Pancasila Hadir di Seluruh Sekolah Negeri

Tak hanya calon jemaah, vaksinasi juga diberikan kepada petugas haji yang akan mendampingi selama pelaksanaan ibadah. Hal ini bertujuan memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam kondisi prima.

“Kesehatan petugas juga menjadi perhatian, agar pelayanan kepada jemaah di lapangan dapat berjalan optimal,” jelas Kurniawan.

Dari sisi penyelenggaraan, Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan jadwal keberangkatan jemaah Bengkulu dalam empat kelompok terbang (kloter).

BACA JUGA:Lagi! 3 Prajurit TNI Terluka Akibat Ledakan di UNIFIL Lebanon

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait