Usut Kasus Korupsi, Subdit Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Kantor BKAD dan RSKJ Soeprapto
Usut Kasus Korupsi, Subdit Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Kantor BKAD dan RSKJ Soeprapto--(Sumber Foto: Imron/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Tim penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu melakukan penggeledahan di Gedung Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Setda Provinsi Bengkulu serta Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto, Selasa pagi (7/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Bengkulu.
Pantauan di lapangan, tim penyidik yang dikawal personel polisi bersenjata lengkap melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi. Dalam penggeledahan tersebut, petugas tampak menyita sejumlah dokumen dan barang bukti lain yang diduga kuat berkaitan dengan perkara tersebut.
Di RSKJ Soeprapto, penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasubdit Tipidkor, Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti. Petugas menyisir beberapa ruangan penting, mulai dari ruang Direktur, ruang Kepegawaian, ruang Arsip, ruang Keuangan, hingga ruang Kepala Bagian (Kabag) Kesekretariatan.
BACA JUGA:Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tunggu Kabar Pembahasan Inpres dari Kementerian
BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga, DKP Seluma Hadirkan Kios Pangan Murah di Alun-alun Tais
Aksi serupa juga berlangsung di gedung BKAD Setda Provinsi Bengkulu, di mana tim penyidik memeriksa sejumlah ruangan kerja. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Ditreskrimsus Polda Bengkulu mengenai detail perkara maupun hasil penggeledahan di kedua lokasi tersebut.
Kondisi di lokasi dibenarkan oleh salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bengkulu yang menyaksikan kedatangan petugas.
“Ya ada polisi menggunakan senjata lengkap,” ungkap salah satu ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Upaya paksa berupa penggeledahan ini mempertegas komitmen Polda Bengkulu dalam mengusut tuntas praktik korupsi di wilayah hukumnya. Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung transparansi dan melaporkan segala bentuk penyimpangan demi kebaikan daerah.
BACA JUGA:Perluas Pendidikan Karakter, Dikbud Seluma Mulai Petakan Calon Sekolah Laboratorium Pancasila
BACA JUGA:Ribuan Rumah di Bengkulu Terendam Banjir, BPBD Catat 2.956 Unit Terdampak di 4 Kabupaten
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

