Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu: Diwarnai Gangguan Server Nasional hingga Kendala Teknis Siswa
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikbud Kota Bengkulu, Juli Andono--(Sumber Foto: Haikal/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademis (TKA) jenjang SMP di Kota Bengkulu pada Senin (6/4) tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Berbagai kendala teknis, mulai dari gangguan server pusat hingga ketidaksiapan peserta dalam beradaptasi dengan sistem ujian berbasis komputer, mewarnai jalannya ujian yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 April mendatang.
Kendati demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu memastikan hambatan tersebut masih dalam batas wajar. Evaluasi harian pun terus dilakukan guna menjamin pelaksanaan pada hari berikutnya berjalan lebih optimal.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikbud Kota Bengkulu, Juli Andono, mengakui adanya sejumlah kendala teknis yang muncul, terutama pada sesi awal pelaksanaan.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi Informasi, Kapolda Bengkulu Terima Silaturahmi JMSI
BACA JUGA:Jembatan Air Matan Senilai Rp16 Miliar Amblas, Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Ungkap Penyebabnya
“Di hari pertama ini memang masih kita temui beberapa kendala, salah satunya gangguan server yang terjadi secara nasional pada sesi pertama tadi pagi. Akibatnya, ada beberapa sekolah yang mengalami keterlambatan pelaksanaan karena server sempat down, meskipun hanya berlangsung sebentar,” ujar Juli.
Selain persoalan server, stabilitas jaringan internet di beberapa sekolah juga menjadi perhatian serius. Beberapa laporan menyebutkan adanya gangguan koneksi, khususnya pada sekolah yang masih mengandalkan instalasi kabel LAN.
“Ada juga sekolah yang sempat mengalami gangguan internet terputus. Kami mengimbau agar sekolah bisa beralih menggunakan jaringan Wi-Fi, karena penggunaan LAN dengan kabel cukup rawan mengalami kendala teknis,” jelasnya.
Faktor kesiapan peserta juga menjadi tantangan tersendiri. Juli mengungkapkan, masih ditemukan siswa yang belum maksimal dalam manajemen waktu sehingga durasi ujian habis sebelum soal terselesaikan.
BACA JUGA:Dalami Laporan Kematian Gita, Bid Propam Polda Bengkulu Periksa 3 Saksi
BACA JUGA:Usut Dugaan Korupsi THL, Subdit Tipidkor Polda Bengkulu Geledah RSKJ Soeprapto dan BKAD
“Kami masih menemukan peserta yang belum terbiasa, sehingga waktu habis sementara soal belum selesai dikerjakan. Kami harapkan peran guru, pengawas, dan orang tua untuk memberikan pengarahan lebih kepada siswa, karena jika waktu habis, tidak ada ujian susulan,” tegas Juli.
Meski begitu, pihak Dikbud memberikan kebijakan khusus bagi peserta yang mengalami gagal login akibat kendala sistem. Mereka akan difasilitasi dalam agenda ujian susulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

