Resmi! Mardensi Pimpin DPD II Golkar Kota Bengkulu, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029

Resmi! Mardensi Pimpin DPD II Golkar Kota Bengkulu, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029

Resmi! Mardensi Pimpin DPD II Golkar Kota Bengkulu, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWSMardensi secara sah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Bengkulu melalui mekanisme aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI, Sabtu (25/4).

Terpilihnya Mardensi menandai babak baru bagi partai berlambang pohon beringin ini untuk mengembalikan kejayaan di tingkat legislatif kota.

Mardensi melenggang mulus setelah menjadi calon tunggal dalam bursa pencalonan yang dibuka sejak Jumat (24/4).

Sebanyak 15 pemegang hak suara, yang terdiri dari 9 Pimpinan Kecamatan (PK), unsur provinsi, kota, dewan pertimbangan, hingga organisasi sayap dan pendiri, secara bulat menyatakan dukungan mereka.

BACA JUGA:Transformasi Tata Kota, Bengkulu Selatan Proyeksikan Jalan Batang Bangau Jadi Kawasan Dua Jalur

BACA JUGA:Gerhana Bintang 26 April Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Lokasinya, Cek Ada Daerahmu?

Meskipun sempat diwarnai riak penolakan dari internal pengurus sebelumnya, Musda yang dibuka oleh Ketua Harian DPD Golkar Provinsi Bengkulu, Tomy Eddyson, tetap berjalan kondusif.

Pasca pelantikan, tantangan besar sudah menanti Mardensi. DPD Provinsi memberikan instruksi tegas agar struktur partai di bawah kepemimpinannya segera bergerak lincah untuk memenangkan Pemilu 2029.

“Tugas Ibu Mardensi adalah mengembalikan kursi unsur pimpinan di DPRD Kota Bengkulu,” tegas Tomy Eddyson.

Tomy mengimbau agar seluruh kader segera merapatkan barisan dan menyampingkan dinamika internal yang sempat memanas. Ia menilai gejolak tersebut justru merupakan energi positif bagi militansi kader.

BACA JUGA:Tantang DJI, Insta360 Gandeng Leica, Kamera Pocket Baru dengan Teknologi Dual-Lens

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Terbitkan Surat Edaran, Kendaraan ODOL Dibatasi Beroperasi di Jam Padat

“Kita harus solid. Dinamika itu hal yang biasa, namun jangan sampai merusak rumah besar kita, Golkar,” ujarnya.

Terkait langkah hukum yang diambil oleh sejumlah pengurus lama melalui Mahkamah Partai, Tomy menyatakan bahwa hal tersebut adalah bagian dari hak konstitusional anggota yang dihargai oleh organisasi. Pihaknya siap mengikuti prosedur formal untuk memberikan klarifikasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: