Sakit Mendadak, 6 Jemaah Haji Kota Bengkulu Terpaksa Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, Intihan--(Sumber Foto: Putri/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Pada musim haji tahun 2026, sebanyak enam jemaah asal Kota Bengkulu terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci.
Penundaan ini disebabkan kondisi kesehatan mendadak yang dialami oleh salah satu pasangan suami istri menjelang waktu keberangkatan.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, Intihan menjelaskan, keenam jemaah tersebut merupakan pasangan suami istri yang memutuskan menunda keberangkatan karena faktor kesehatan.
"Penundaan ini terjadi karena salah satu dari pasangan suami istri mengalami sakit secara mendadak menjelang keberangkatan, sehingga diputuskan untuk ditunda," ujar Intihan, Rabu (29/4).
BACA JUGA:Raih Nilai Tertinggi Kepuasan Masyarakat, Kapolda Bengkulu Terima Penghargaan dari Kapolri
BACA JUGA:Sabet Predikat Terbaik Nasional, Bengkulu Terima Insentif Rp6 Miliar untuk Gerakkan Ekonomi
Dengan adanya penundaan tersebut, dari total kuota Provinsi Bengkulu sebanyak 1.344 jemaah, hanya 1.338 jemaah yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Intihan menambahkan, hingga keberangkatan kloter terakhir, kekosongan enam jemaah tersebut belum dapat digantikan oleh jemaah cadangan. Hal ini disebabkan sistem penggantian jemaah dari pemerintah Arab Saudi telah ditutup sejak satu minggu setelah jemaah mulai masuk asrama haji.
"Sejak satu minggu setelah jemaah masuk asrama, sistem penggantian dari pemerintah Arab Saudi sudah ditutup. Hingga saat ini aksesnya juga belum dibuka kembali, sehingga kami belum bisa mengajukan jemaah cadangan," jelasnya.
Namun demikian, pihaknya masih menunggu kemungkinan dibukanya kembali sistem tersebut dalam waktu dekat. Jika akses kembali dibuka, maka jemaah cadangan akan segera diberangkatkan melalui embarkasi Padang.
BACA JUGA:Pastikan Siswa Siap Ujian, Pemprov Bengkulu Tinjau Sekolah Rakyat Menengah Atas 6
BACA JUGA:Jemaah Haji Asal Kota Bengkulu Meninggal Dunia di Madinah Usai Pingsan di Masjid Nabawi
"Jika dalam satu hingga dua hari ke depan sistem kembali dibuka, maka jemaah cadangan akan segera kami kirimkan melalui embarkasi Padang," tambah Intihan.
Lebih lanjut, Intihan memastikan bahwa keenam jemaah yang menunda keberangkatan pada tahun ini akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada musim haji tahun berikutnya.
Sementara itu, untuk keberangkatan kloter terakhir, sebanyak 167 jemaah haji asal Bengkulu telah resmi dilepas oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada Selasa petang (28/4) kemarin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: