Menko Zulkifli Hasan Beri Lampu Hijau Kawasan Industri Pulau Baai
Menko Zulkifli Hasan Beri Lampu Hijau Kawasan Industri Pulau Baai--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Rencana besar transformasi ekonomi Bengkulu melalui pembangunan Kawasan Industri (KI) di Pelabuhan Pulau Baai mendapatkan angin segar dari pemerintah pusat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap proyek strategis tersebut karena dinilai sinkron dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan penguatan industri dalam negeri.
Dukungan tersebut ditegaskan Zulkifli Hasan seusai memimpin peresmian Pasar Purwodadi, Bengkulu Utara, yang dilakukan secara virtual melalui Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5).
Menko Pangan menekankan bahwa eksistensi kawasan industri akan menjadi katalisator bagi program swasembada serta hilirisasi nasional. Ia secara khusus menyoroti potensi industri energi terbarukan yang dapat dikembangkan.
“Bagus sekali, karena memang program bapak Prabowo Subianto pertama swasembada pangan, kedua hilirisasi. Jadi penting sekali industri, terutama industri hilirisasi di bidang energi seperti E20 yang bahan bakunya dari tebu, singkong, dan jagung,” papar Zulkifli Hasan.
BACA JUGA:Satwa Mati Beruntun di Mukomuko, Koalisi Seblat Tuding Gakkum Kemenhut Mandul
BACA JUGA:Pencurian HP Pelajar di Lingkar Barat Bengkulu, Pelaku Masuk Lewat Ventilasi Kamar Kos
Ia memproyeksikan kehadiran industri hilir seperti pengolahan E20 akan menciptakan efek domino yang positif bagi sektor agraria. Pemanfaatan lahan tidur akan lebih optimal seiring dengan meningkatnya permintaan bahan baku industri dari hasil keringat petani lokal.
“Kalau kita sudah memiliki industri E20, tidak akan ada tanah yang kosong. Masyarakat akan berlomba menanam jagung, singkong, dan tebu. Masyarakat sejahtera dan petani juga sejahtera,” tambahnya.
Menko Zulkifli Hasan memberikan jaminan bahwa aspirasi Pemerintah Provinsi Bengkulu mengenai pembangunan KI Pulau Baai bakal dikawal oleh jajaran kementerian terkait di pusat.
“Jadi pasti mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat,” tegasnya.
BACA JUGA:Minta Hakim Bebaskan Bebby Hussy, Kuasa Hukum: Ini Masalah Bisnis, Bukan Korupsi
BACA JUGA:Identifikasi Kematian Gajah Mukomuko: Polisi Kirim Sampel Organ Vital ke Laboratorium Forensik
Untuk diketahui, usulan proyek strategis ini sebelumnya telah melalui tahap peninjauan intensif oleh Bappenas RI. Sebagai bentuk kesiapan infrastruktur, PT Pelindo Regional II Bengkulu pun telah mengalokasikan lahan seluas lebih dari 200 hektare di area pelabuhan guna menampung berbagai perusahaan manufaktur dan pengolahan di masa depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: