Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bengkulu Gelar Rakor Pemutakhiran DTSEN 2026
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bengkulu Gelar Rakor Pemutakhiran DTSEN 2026--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) cakupan Kota Bengkulu tahun 2026, Rabu 6 Mai 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Bappeda serta perwakilan dari 67 kelurahan se-Kota Bengkulu.
Rakor tersebut dibuka oleh Wali Kota Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bengkulu, Alex Periansyah.
Dalam sambutannya, Alex menegaskan bahwa pemutakhiran data DTSEN menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Bengkulu. Menurutnya, data yang akurat dan valid sangat menentukan efektivitas penyaluran bantuan dari pemerintah pusat.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Dengan data yang valid, bantuan dari pemerintah pusat dapat tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Alex.
BACA JUGA:Perkuat Mitigasi Bencana, PVMBG Petakan Potensi Bahaya Gempa di 67 Kelurahan Kota Bengkulu
BACA JUGA:Samsu Amanah Segera Dilantik Jadi Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Gantikan Sumardi
Ia juga berharap seluruh pihak terkait, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, dapat memberikan dukungan penuh dalam proses pemutakhiran data tersebut agar data yang dihasilkan benar-benar akurat sebagai dasar kebijakan yang tepat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang ada, tingkat kemiskinan di Kota Bengkulu saat ini masih tergolong tinggi dibandingkan daerah lain.
“Saat ini angka kemiskinan di Kota Bengkulu mencapai 11,91 persen. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, sehingga melalui rakor ini diharapkan dapat menekan angka tersebut,” ungkap Afriyenita.
Ia menambahkan, pemutakhiran DTSEN menjadi salah satu kunci dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam program-program bantuan sosial agar intervensi yang dilakukan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: