Realisasi Investasi Bengkulu Triwulan I 2026 Tembus Rp2,33 Triliun

Realisasi Investasi Bengkulu Triwulan I 2026 Tembus Rp2,33 Triliun

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu, Khirdes L Pasju --(Sumber Foto: Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Realisasi investasi di Provinsi Bengkulu pada triwulan pertama tahun 2026 mencatatkan capaian yang cukup positif. Total investasi yang berhasil dibukukan mencapai Rp2,331 triliun dari target yang ditetapkan oleh BKPM RI sebesar Rp5,7 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu, Khirdes L Pasju mengungkapkan, capaian ini tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kepatuhan pelaku usaha terhadap pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan membentuk tim pendamping yang aktif memberikan bimbingan kepada para investor.

"Capaian ini merupakan hasil dari upaya kami dalam meningkatkan kepatuhan pelaku usaha melalui pelaporan LKPM yang lebih tertib dan terarah," ujar Khirdes, Kamis (7/6).

BACA JUGA:Penyebab Kematian 3 Satwa Dilindungi di Mukomuko Masih Diselidiki, BKSDA Tunggu Hasil Laboratorium

BACA JUGA:Wabup Lebong Tinjau Lokasi Banjir, OPD Diminta Siapkan Logistik dan Dapur Umum

Ia menjelaskan, pada triwulan pertama pelaporan LKPM masih didominasi oleh pelaku usaha besar. Namun pada triwulan kedua mendatang, pelaku usaha menengah juga akan mulai berpartisipasi sehingga diharapkan mampu mendorong peningkatan realisasi investasi secara signifikan.

"Pada triwulan pertama ini memang masih didominasi pelaku usaha besar, namun ke depan pelaku usaha menengah juga akan ikut melaporkan LKPM," tambahnya.

Dari sisi sebaran wilayah, Kota Bengkulu menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi yakni mencapai Rp1,146 triliun. Sementara itu, realisasi terendah tercatat di Kabupaten Rejang Lebong yang hanya mencapai Rp7,4 miliar.

Berdasarkan sektor usaha, sektor tersier khususnya hotel dan restoran menjadi penyumbang terbesar dalam realisasi investasi triwulan pertama. Disusul sektor primer seperti kehutanan, perikanan, dan pertambangan, serta sektor sekunder yakni industri karet dan plastik.

BACA JUGA:Rehab Masjid Agung Baitul Huda Segera Dimulai, Pemkab Mukomuko Siapkan Rp935 Juta

BACA JUGA:Kesbangpol Kota Bengkulu Kirim 6 Pelajar ke Seleksi Paskibra Provinsi

Pemerintah Provinsi Bengkulu pun optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai dengan adanya peningkatan kepatuhan pelaporan LKPM serta perluasan partisipasi pelaku usaha.

"Kami optimistis dengan peningkatan pelaporan dan keterlibatan lebih banyak pelaku usaha, target investasi tahun ini bisa tercapai secara maksimal," tutup Khirdes.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait