BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Bengkulu Masih Berpotensi Diguyur Hujan 3 Hari ke Depan
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu memprediksi sebagian besar wilayah di Provinsi Bengkulu masih berpotensi diguyur hujan dalam tiga hari ke depan. Hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga sedang secara tidak merata di sejumlah daerah.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, menjelaskan bahwa kondisi dinamika atmosfer di wilayah Bengkulu saat ini masih sangat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.
“Dalam tiga hari ke depan, wilayah Provinsi Bengkulu masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, karakteristik hujannya terjadi secara tidak merata dan hanya bersifat lokal di beberapa daerah tertentu,” ujar Tri Widiarto, Selasa (19/5/2026).
Tri merincikan, sejumlah daerah yang diperkirakan masih berpeluang diguyur hujan di antaranya adalah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kepahiang, hingga sebagian wilayah Kota Bengkulu. Fenomena cuaca ini diprediksi lebih sering terjadi pada waktu siang hingga malam hari.
Meski sebaran hujan dominan berada pada kategori ringan hingga sedang, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BACA JUGA:Seminggu Jelang Iduladha, Dispangtan Kota Bengkulu Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK dan Jembrana
BACA JUGA:Edukasi Sejak Dini, Puluhan Murid SDN 97 Bengkulu Utara Belajar Dunia Penyiaran di Studio BETV
Selain potensi hujan, BMKG juga memantau pergerakan angin di wilayah Bengkulu yang bertiup dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 40 kilometer per jam. Kondisi angin tersebut dinilai masih relatif aman, namun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir pantai dan laut lepas diminta tetap berhati-hati.
“Kecepatan angin saat ini berkisar 2 sampai 40 kilometer per jam. Kami mengimbau para nelayan dan pengguna moda transportasi laut agar selalu memperbarui informasi perkembangan cuaca sebelum memutuskan beraktivitas di laut,” kata Tri.
Sementara itu, untuk tinggi gelombang laut di perairan Bengkulu diperkirakan berkisar antara 1,5 hingga 2 meter. Tinggi gelombang dengan kategori sedang tersebut dinilai masih berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran kapal berukuran kecil maupun perahu nelayan tradisional.
BMKG mengimbau masyarakat luas, khususnya para nelayan dan warga yang bermukim di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga ancaman pohon tumbang akibat hempasan hujan disertai angin kencang.
BACA JUGA:Dana Desa Tahap 2 Mulai Cair, Mukomuko dan Bengkulu Utara Paling Cepat Ambil Bagian
BACA JUGA:Jalur Prestasi SPMB 2026 Dibuka Juni, Disdikbud Bengkulu Minta Dokumen Siswa Terdaftar di SIMT
“Kami berharap masyarakat terus memantau informasi cuaca resmi dari kanal digital BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem lebih dini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: