Kawal Ibadah Puluhan Umat Buddha, Kapolresta Bengkulu Tegaskan Polri Siap Jaga Toleransi di Hari Waisak

Kawal Ibadah Puluhan Umat Buddha, Kapolresta Bengkulu Tegaskan Polri Siap Jaga Toleransi di Hari Waisak

Kawal Ibadah Puluhan Umat Buddha, Kapolresta Bengkulu Tegaskan Polri Siap Jaga Toleransi di Hari Waisak--(Sumber Foto: Imron/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Atmosfer khidmat dan kedamaian menyelimuti kompleks Vihara Rukun Maitreya pada Minggu, 31 Mei 2026 malam.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., hadir langsung di lapangan guna meninjau sekaligus memastikan jalannya rangkaian ibadah Hari Raya Waisak 2570 BE yang bergulir sejak pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Rumah ibadah yang berlokasi di kawasan Jalan Hibrida Raya, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu ini menjadi episentrum perayaan sakral bagi sedikitnya 80 jemaah umat Buddha di Kota Bengkulu.

Guna menjamin keamanan berlapis, operasi pengamanan di bawah komando taktis Kapolsek Gading Cempaka, AKP Surya R. Purnama, S.H., M.H., diterjunkan sebagai Kepala Pengamanan Wilayah (Kapamwil).

Dirinya didampingi Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sahirin, serta diperkuat oleh kolaborasi personel Polsek Gading Cempaka, Satuan Samapta Polresta Bengkulu, Satuan Intelkam Polresta Bengkulu, hingga Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, Aiptu Budy Santoso.

BACA JUGA:Diselamatkan Warga dari Gulungan Ombak, Bocah yang Tenggelam di Pantai Pasar Bengkulu Dilarikan ke RS

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wawali Ajak Masyarakat Jaga Semangat Persatuan

Di samping menyiagakan barisan personel di perimeter luar tempat ibadah, petugas juga melakukan konsolidasi melekat dengan panitia penyelenggara.

Skema ploting pengamanan dipusatkan pada area altar ibadah, sterilisasi kantong jemaah yang hadir, hingga manajemen rekayasa arus lalu lintas di koridor Jalan Hibrida agar tidak memicu simpul kemacetan.

Rangkaian upacara suci tersebut dibuka dengan sambutan hangat dari Kapolresta Bengkulu. Memasuki acara inti, umat Buddha dengan khusyuk mengikuti prosesi sembahyang dan doa bersama (pujabakti) yang dipimpin oleh Pandita Ryna So, demi menyongsong detik-detik Waisak 2570 BE.

Sepanjang ritual keagamaan berlangsung, personel kepolisian terus melakukan pemindaian situasi secara intensif guna mengeliminasi setiap potensi gangguan kamtibmas sekecil apa pun di sekitar area vihara.

Kombes Pol Rahmad Hidayat melayangkan apresiasi tinggi atas kinerja taktis yang ditunjukkan jajarannya di lapangan. Ia menegaskan bahwa intervensi pengamanan ini merupakan representasi kehadiran negara demi menjamin hak kemerdekaan beribadah bagi setiap warga negara.

BACA JUGA:Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Bengkulu Utara Meninggal Dunia Usai Puncak Haji

BACA JUGA:HIVE Bengkulu Sebar 7 Hewan Kurban di Pulau Enggano, Sasar Warga Daerah Terpencil

“Kami menempatkan personel Polresta Bengkulu di setiap kegiatan ibadah Waisak sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Pengamanan ini untuk memastikan umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman. Polri akan terus hadir menjaga toleransi serta kerukunan antarumat beragama di Kota Bengkulu,” tegas Kombes Pol Rahmad Hidayat saat memberikan keterangan, Senin, 1 Juni 2026.

Hingga puncak perayaan berakhir, seluruh jalinan prosesi ibadah Waisak 2570 BE di Vihara Rukun Maitreya dilaporkan berjalan aman, tertib, serta kondusif tanpa ada hambatan teoretis. Kehadiran aktif instansi Polri di tengah umat ini diharapkan mampu mempertebal rasa aman sekaligus merawat tenun toleransi keberagaman di Bumi Rafflesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait