Warga Keluhkan Air PDAM Mati Berhari-hari, Ini Penjelasan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu
Warga Keluhkan Air PDAM Mati Berhari-hari, Ini Penjelasan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Keluhan masyarakat terkait macetnya distribusi air bersih dari Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Sejumlah warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari lantaran aliran air ke rumah mereka mati total selama beberapa hari.
Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu yang juga Penjabat (Pj) Sekda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, buka suara. Ia menjelaskan bahwa gangguan distribusi air ini terjadi akibat adanya kerusakan pada salah satu pompa pendorong di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nelas.
Menurut Medy, sejak kerusakan itu terdeteksi, pihaknya langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan perbaikan agar pelayanan kepada pelanggan bisa segera normal kembali.
"Gangguan distribusi air ini disebabkan oleh kerusakan pada salah satu pompa pendorong di IPA Nelas. Tim kami telah bekerja melakukan perbaikan dan saat ini sebagian wilayah sudah mulai kembali mendapatkan aliran air," ujar Medy Pebriansyah, Senin, 1 Juni 2026.
BACA JUGA:Anggaran Sudah Siap, Pencairan Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Tinggu Juknis Pusat
BACA JUGA:Cegah Gratifikasi SPMB 2026, KPK Terbitkan Surat Edaran untuk Instansi Pendidikan
Meski pompa sudah diperbaiki, Medy mengakui bahwa proses normalisasi distribusi air sampai ke rumah seluruh pelanggan memang masih membutuhkan waktu. Hal ini terjadi karena sistem pipa distribusi memerlukan penyesuaian tekanan kembali setelah sempat kosong.
"Untuk normalisasi secara menyeluruh memang masih membutuhkan waktu. Kami terus berupaya agar suplai air dapat kembali normal secepat mungkin," tambahnya.
Atas ketidaknyamanan ini, Medy menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Bengkulu yang terdampak gangguan layanan air bersih.
Sebagai solusi sementara, Perumda Tirta Hidayah telah menyiagakan armada mobil tangki untuk mengirimkan air bersih secara gratis ke wilayah-wilayah yang pasokan airnya masih macet.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Saat ini kami juga telah menyiagakan mobil tangki untuk melakukan dropping air gratis ke sejumlah lokasi yang masih mengalami gangguan distribusi," tutup Medy.
BACA JUGA:Kolaborasi 3 Lembaga Salurkan Ribuan Al-Qur’an ke Pesantren dan Masjid Bengkulu
BACA JUGA:Kenal Baik Jadi Bumerang, Mobil Digadaikan Teman Wanita Seharga Rp33 Juta
Pihak Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses normalisasi berlangsung. Warga yang membutuhkan bantuan pasokan air bersih alternatif juga dipersilakan menghubungi layanan pelanggan untuk meminta pengiriman air melalui mobil tangki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: