Dana Pusat Berkurang, DPRD Dukung Pemkot Optimalkan Sektor Wisata Pantai Panjang Jadi Mesin PAD
Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah masif penataan kawasan wisata ikonik Pantai Panjang, yang saat ini tengah gencar digulirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, menilai bahwa langkah penataan estetika pantai tersebut merupakan bagian dari komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendongkrak raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Terlebih, sektor pariwisata merupakan salah satu modal dan potensi unggulan yang dimiliki oleh Kota Bengkulu.
Menurut Rahmad, program pengembangan dan penataan kawasan wisata Pantai Panjang ini menjadi kian krusial di tengah tren penurunan alokasi transfer dana dari pemerintah pusat ke kantong daerah.
Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk memutar otak agar semakin mandiri dalam mengelola sekaligus mengoptimalkan potensi sumber pendapatan lokal.
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Rekonstruksi Kasus Korupsi PLTA Musi, Peragakan Sejumlah Adegan Krusial
“Kami di DPRD Kota Bengkulu mendukung penuh penataan Pantai Panjang yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus mendorong kemandirian ekonomi daerah,” ujar Rahmad Widodo, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, sektor pariwisata di Bumi Rafflesia memiliki peluang dan potensi yang sangat besar untuk menyumbang pendapatan daerah.
Catatannya, kawasan tersebut harus dikelola secara profesional, tertata rapi, bersih, serta mampu menyajikan daya tarik kuat bagi para pelancong luar daerah.
Namun, bukan hanya berorientasi pada target setoran PAD semata, Rahmad mengingatkan agar konsep penataan kawasan Pantai Panjang tetap mengedepankan asas kemanusiaan.
Artinya, regulasi baru nanti wajib memperhatikan nasib masyarakat lokal yang selama ini menggantungkan isi dapur mereka di sana, khususnya para pedagang kaki lima dan pelaku UMKM.
“Penataan yang dilakukan harus mampu mengakomodir kebutuhan semua pihak, baik pedagang maupun wisatawan. Dengan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan aman, tentu akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta meningkatkan daya tarik wisata Pantai Panjang,” tambahnya.
BACA JUGA:Sidang Gugatan di Bandar Ratu Dikawal Ketat, Polres Mukomuko Turunkan Personel Pengamanan
BACA JUGA:Polres Mukomuko Perketat Pengawasan PPNS, Implementasi KUHAP Baru Jadi Fokus Utama
Rahmad mengaku optimistis, apabila proyek penataan ini dikerjakan secara konsisten, berkelanjutan, serta aktif melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), Pantai Panjang bisa bertransformasi menjadi destinasi wisata berkelas.
Dampaknya tidak hanya menyokong pertumbuhan ekonomi makro daerah, melainkan juga langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: