Sulitnya Lapangan Kerja di Dalam Negeri, 4 Ribu Warga Bengkulu Pilih Jadi PMI, Jepang Negara Paling Diminati

Sulitnya Lapangan Kerja di Dalam Negeri, 4 Ribu Warga Bengkulu Pilih Jadi PMI, Jepang Negara Paling Diminati

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin--(Foto: Putri/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Terbatasnya lapangan pekerjaan di dalam negeri mendorong semakin banyak masyarakat Bengkulu memilih bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hingga tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu mencatat sekitar 4.000 warga Bengkulu telah bekerja sebagai PMI, dengan Jepang menjadi negara tujuan yang paling diminati.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Usulkan Revitalisasi Bandara Enggano, Target Pesawat ATR hingga Berbadan Besar Bisa Mendarat

BACA JUGA:Bengkulu Masih Aktif Diguncang Gempa, BMKG: Tetap Waspada, Jangan Panik

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi PMI dipengaruhi oleh sulitnya memperoleh pekerjaan di Indonesia. Kondisi tersebut membuat banyak pencari kerja memilih mencari peluang kerja di luar negeri yang dinilai lebih menjanjikan, baik dari sisi penghasilan maupun jenjang karier.

"Lapangan pekerjaan di dalam negeri masih terbatas, sehingga banyak masyarakat memilih bekerja di luar negeri. Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang paling diminati karena peluang kerjanya cukup besar," ujar Syarifudin, Rabu (29/7).

BACA JUGA:Kurangi Beban TPA, DLH Bengkulu Perkuat Program Pilah Sampah dan Kembangkan Rumah Maggot di 9 Kecamatan

BACA JUGA:Kasus Pengeroyokan di Kepahiang, Korban Bantah Tudingan Minta Uang Damai Rp60 Juta

Ia menjelaskan, dibandingkan Indonesia yang memiliki persyaratan rekrutmen cukup ketat, Jepang kini telah menyesuaikan standar penerimaan tenaga kerja sehingga lebih mudah diakses oleh calon pekerja asing. Meski demikian, para pekerja tetap memperoleh gaji yang tinggi serta berbagai fasilitas kerja yang lebih baik.

Selain itu, pekerja migran juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier. Setelah memiliki pengalaman dan kompetensi yang memadai, mereka berpeluang naik ke jenjang profesional dengan pendapatan yang lebih besar.

"Kesempatan berkarier di luar negeri cukup terbuka. Setelah memiliki pengalaman kerja, para pekerja dapat meningkatkan posisi mereka ke jenjang profesional dengan penghasilan yang lebih tinggi," tambahnya.

BACA JUGA:Kinerja DLH Disorot, DPRD Seluma Siapkan RDP dan Langkah Uji Lab Mandiri Dugaan Pencemaran Sungai

BACA JUGA:40 Calon Paskibraka Bengkulu Selatan Diasramakan, Diklat Mulai 31 Juli

Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen untuk mendukung masyarakat yang ingin bekerja sebagai PMI secara resmi dan sesuai prosedur. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama pembiayaan keberangkatan bersama Bank Bengkulu.

Untuk mendukung penempatan PMI yang aman dan legal, Bank Bengkulu telah menyiapkan dana pembiayaan sebesar Rp20 miliar yang dapat dimanfaatkan sebagai modal keberangkatan calon pekerja migran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait