HIPKA Bengkulu Perkuat Investasi dan Ekosistem Bisnis, Fokus Cetak Wirausaha Muda
Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha Kops Himpunan Mahasiswa Islam (HIPKA) Bengkulu telah menggelar Forum Diskusi Bisnis bertema 'Akselerasi Investasi dan Penguatan Ekosistem Bisnis Bengkulu: Kolaborasi HIPKA, Jaringan Alumni dan Perbankan Menu--(Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha Kops Himpunan Mahasiswa Islam (HIPKA) Bengkulu telah menggelar Forum Diskusi Bisnis bertema 'Akselerasi Investasi dan Penguatan Ekosistem Bisnis Bengkulu: Kolaborasi HIPKA, Jaringan Alumni dan Perbankan Menuju Bengkulu Maju'. Diskusi bisnis ini digelar di Hotel Santika Bengkulu, Sabtu 1 Agustus 2026.
Tujuan besarnya, mencetak lebih banyak pengusaha muda, khususnya yang lahir dari rahim kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Upaya ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan potensi demografi Indonesia sekaligus menggerakkan roda ekonomi dari tingkat daerah.
BACA JUGA:Desy Maryani Reses di Betungan, Tampung Aspirasi Warga, dari BPJS kesehatan hingga Infrastruktur
BACA JUGA:Menyegarkan, Cek Manfaat Teh Herbal bagi Kesehatan, Minuman Alami yang Bisa Menenangkan
Wakil Ketua Umum HIPKA Dr Ajib Hamdani mengungkapkan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia karena didukung oleh jumlah penduduk yang besar. Namun, peluang emas tersebut hanya dapat diwujudkan jika bangsa Indonesia mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang produktif.
"Pertanyaannya, apakah kita hanya menjadi penonton atau menjadi pemain dalam pertumbuhan ekonomi itu? HIPKA harus menjadi wadah yang mampu melahirkan pengusaha-pengusaha baru," tegas Ajib yang juga dikenal sebagai Konsultan Pajak ini.
BACA JUGA:Perlu Tahu, Ini Efek Samping Konsumsi Pare untuk Kesehatan, Jaga Tubuh Tetap Aman
BACA JUGA:Pahit? Cek Manfaat Konsumsi Pare untuk Kesehatan Tubuh, Sayuran yang Kaya Nutrisi
Ajib menegaskan, organisasi harus hadir untuk mendorong usaha mikro. Agar berkembang menjadi usaha menengah, hingga akhirnya naik kelas menjadi usaha besar yang mampu bersaing di kancah internasional. Di sisi lain, juga pentingnya pemerataan ekonomi daerah, termasuk di Provinsi Bengkulu, melalui penguatan para pelaku usaha lokal.
"Indonesia tidak akan bersinar hanya karena cahaya besar di Jakarta. Indonesia akan bersinar dari nyala lilin-lilin kecil di daerah. Karena itu, pengusaha daerah harus terus tumbuh dan diperkuat," tuturnya.
BACA JUGA:Ada 5 Kelompok Orang yang Dilarang untuk Konsumsi Lengkuas, Siapa Saja?
BACA JUGA:Cukup Mudah! Ini Cara Sederhana Olah Daun Murbei Jadi Obat Tradisional
Dari kacamata praktisi bisnis, CEO PT Laksita Bengkulu Afrizal Arifin mengingatkan para kader bahwa modal utama dalam membangun sebuah usaha bukanlah semata-mata uang.
"Kalau ingin berusaha, bukan berarti harus punya modal besar terlebih dahulu. Yang paling penting adalah memiliki networking (jaringan) dan niat untuk memulai usaha," ungkap Afrizal yang akrab di sapa Ijal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

