Penemuan Makam Tua 1.000 Tahun di Panama, Ungkap Jejak Elit Zaman Abad 9 Masehi
Penemuan Makam Tua 1.000 Tahun di Panama, Ungkap Jejak Elit Zaman Abad 9 Masehi--(Sumber Foto: ist/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Sebuah penemuan arkeologi kembali membuka tabir masa lalu di Panama. Para peneliti menemukan sebuah makam kuno yang diperkirakan berusia lebih dari seribu tahun, berisi kerangka manusia yang dikelilingi perhiasan emas serta tembikar bermotif khas.
Makam tersebut ditemukan di kawasan El Cano, tepatnya di distrik Nata, sekitar 200 kilometer dari ibu kota negara.
BACA JUGA:Energi Panas Tahun Kuda Api 2026: Shio Paling Diuntungkan dan Harus Lebih Waspada
BACA JUGA:Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Bengkulu Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar
Arkeolog Julia Mayo memperkirakan struktur makam berasal dari rentang abad ke-9 hingga ke-10 Masehi.
Di dalam liang kubur, tim menemukan tulang-belulang yang disertai benda-benda berharga, seperti gelang, anting, dan hiasan dada dari emas. Perhiasan tersebut menampilkan bentuk hewan seperti kelelawar dan buaya, yang diyakini memiliki makna simbolis dalam budaya setempat.
BACA JUGA:Ancam Petugas dengan Parang, Satpol PP Pilih Damai dengan Pedagang Ayam Lewat Restorative Justice
BACA JUGA:Akses Warga Seluma Dipulihkan, Ruas Jalan Bunga Mas–Sembayat Mulai Ditangani 2026
Menurut Mayo, penggunaan emas dalam penguburan menandakan bahwa individu tersebut memiliki kedudukan penting dalam masyarakatnya.
“Orang yang dimakamkan bersama emas biasanya berasal dari lapisan sosial tertinggi,” jelasnya.
Situs El Cano sendiri diketahui sebagai lokasi pemakaman masyarakat yang mendiami wilayah tengah Panama antara abad ke-8 hingga ke-11. Para arkeolog meyakini tempat ini digunakan sebagai area pemakaman selama sekitar dua abad. Selain makam utama, ditemukan pula sembilan makam lain dengan pola serupa.
BACA JUGA:Ayah-Anak Asal Australia Motoran ke Italia Naik Vespa Klasik, Kini Singgah di Bengkulu
Temuan ini mendapat perhatian serius dari Kementerian Kebudayaan Panama, yang menilai hasil penggalian tersebut sangat berharga untuk memahami kehidupan masyarakat pra-Hispanik di kawasan Amerika Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: