Kejari Lirik Dugaan Honorer Siluman di Seleksi PPPK Pemkab Seluma
Kajari Seluma, Dr. Eka Nugraha--(Sumber Foto: Jul/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Dugaan honorer siluman dalam seleksi PPPK di Kabupaten Seluma menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Bahkan isu dugaan honorer siluman saat ini mendapat tanggapan dari Kejakasaan Negeri (Kejari) Seluma.
Kajari Seluma, Dr. Eka Nugraha, mengatakan pihakanya saat ini tengah menulusuri terkait informasil dugaan honores siluman dalam seleksi PPPK yang dilaksanakan Pemkab.
Pihaknya melakukan pengumpulan dan bahan keterangan (Pulbaket).
BACA JUGA:Dinas PMD: Baru 4 Desa di Seluma Laporkan Hasil Capaian BUMDes
BACA JUGA:Pidato Perdana Helmi-Mian sebagai Gubernur dan Wagub Bengkulu Terpilih di Rapat Paripurna
"Isu dugaan honorer siluman ini tengah menjadi isu viral di masayarakat Seluma. Jadi kami Kejari Seluma segera akan melakukan Pulbaket dugaan honorer siluman ini," kata Eka Nugraha.
Lanjutnya, Kejari Seluma juga akan menulusuri mulai dari proses penginputan di pangkalan data atau database BKN yang dilakukan BKPSDM.
Lalu proses SPTJM hingga ada kades, perangkat desa dan anggota BPD ikut lulus PPPK.
Menurutnya, dalam seleksi PPPK ada indikasi dugaan pemalsuan data hingga praktek korupsi dalam praktek seleksi PPPK.
BACA JUGA:Manfaat dari Konsumsi Tahu Sehari-hari, Cek di Sini! Dipercaya Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol
BACA JUGA:6 Rekomendasi Obat Apotek Untuk Atasi Cantengan, Salah Satunya Betadine Obat Sejuta Umat
"Kalau yang saya amati ini, masalahnya ada di database BKN seperti ada pemalsuan data syarat proses seleksi, jadi Pulbaket dimulai dari BKPSDM lalu ke SPTJM sebagai salah satu syarat untuk seleksi," sambungnya.
Diketahui, ada tiga formasi PPPK yang direkrut Pemkab Seluma, yaitu guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


