Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Pemprov Bengkulu Desak Pelindo Datangkan Kapal Keruk Besar untuk Percepatan

Pemprov Bengkulu Desak Pelindo Datangkan Kapal Keruk Besar untuk Percepatan

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, RA. Denni, SE --(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) BENGKULU mendesak Pelindo mendatangkan kapal keruk berkapasitas besar untuk percepatan pengerukan pintu alur Pelabuhan Pulau Baai.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, RA. Denni, SE mengungkapkan bahwa Pelindo telah bekerja tetap belum maksimal karena baru bisa mengeruk pasir dari alur sekitar 500 kupik per hari, sedangkan pasir masuk sekitar 2 ribu kubik per hari sehingga kembali terjadi pendangkalan.

"Memang harus kapal besar. Menurut Pelindo kapal sudah siap ke Bengkulu maka dari itu kita mendesak segera didatangkan," ujar RA Denny.

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Siswa Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah untuk Hindari Kecelakaan

BACA JUGA:Gubernur dan Kapolda Menanam Jagung Merah Putih di Kepahiang, Helmi Hasan: Sukseskan Swasembada Pangan

Ia mengukapkan bahwa Wakil Menteri Perhubungan dan Pelindo pusat telah melakukan pengecekan kondisi alur pelabuhan Pulau Baai dan berjanji dalam waktu 2 minggu trasportasi pelabuhan Pulau Baai tidak hambatan.

"Wamenhub dan Pelindo pusat menjanjikan dalam waktu 2 minggu arus transportasi pelabuhan Pulau Baai tidak hambatan," terangnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu realisasi janji Pelindo, yang bakal mendatangkan kapal keruk berkapasitas besar.

"Katanyakan awal bulan ini, tapi hingga sekarang belum terlihat tanda-tanda kapal kerus yang dimaksud tiba di Bengkulu," sindir Denni.

BACA JUGA:Program Pembenihan Jagung Merah Putih Resmi Diluncurkan Gubernur Helmi Hasan

BACA JUGA:Bengkulu Jadi Tuan Rumah Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025, Gubernur Helmi Hasan Sambut Baik

Lebih lanjut Denni mengatakan, meskipun demikian dalam waktu dekat pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan Pelindo, guna mempertanyakan janji tersebut.

"Mengingat aktivitas pengerukan yang dilakukan sekarang, terbukti belum optimal. Buktinya saja setelah sekian lama melakukan pengerukan, kapal juga belum bisa melakukan aktivitas keluar masuk dalam pelabuhan," pungkas Denni.(ADV)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: