Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Kejati Bengkulu Tunggu Hasil Digital Forensik, Segera Hadirkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Korupsi Setwan DPRD

Kejati Bengkulu Tunggu Hasil Digital Forensik, Segera Hadirkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Korupsi Setwan DPRD

Kejati Bengkulu Tunggu Hasil Digital Forensik, Segera Hadirkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Korupsi Setwan DPRD--(Sumber Foto: Imron/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Kejaksaan Tinggi (Kejati) BENGKULU terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Provinsi BENGKULU.

Hingga kini, penyidikan telah memasuki tahap lanjutan dengan lebih dari 20 saksi diperiksa dan total 200 saksi ditargetkan, termasuk anggota DPRD.

Kepala Seksi Penyidikan Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo, yang didampingi Kasi Penerangan Hukum Kejati Ristianti Andriani, mengatakan pihaknya akan menghadirkan ahli untuk mengungkap pengelolaan keuangan di Sekretariat DPRD.

"Kita akan menghadirkan Ahli untuk membantu mengungkap terkait pengelolaan uang di Sekretariat Dewan Provinsi Bengkulu," ungkap Danang.

BACA JUGA:4 Pilihan Olahraga untuk Membakar Lemak Perut dengan Cepat, Apa Saja? Cek Disini!

BACA JUGA:Remaja di Bengkulu Diringkus Polisi Saat Transaksi Ganja, Bandar Masih Buron

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penggeledahan sebelumnya, telah ditemukan unsur ketidakbenaran.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium digital forensik dari Jakarta guna memastikan total kerugian negara.

"Dari hasil temuan saat penggeledahan sudah jelas ini masuk unsur ketidakbenaran, namun kami masih menunggu hasil Lab Digital forensik di Jakarta termasuk hitungan Auditor kerugian negaranya," jelasnya.

Sejauh ini, saksi yang telah diperiksa sebagian besar berasal dari kalangan ASN. Namun, pemeriksaan terhadap anggota dewan juga akan dilakukan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Polres Seluma Ajukan Penambahan Personel ke Polda Bengkulu, Idealnya Butuh 756 Anggota Polisi

BACA JUGA:Berat Badanmu Meningkat? Yuk Turunkan dengan Berolahraga Ringan, Cek Disini!

"Kemungkinan 200 orang akan kita periksa, saat ini sudah lebih dari 20 orang. 20 orang lebih itu dari kalangan ASN," ujar Danang.

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi ini mencakup beberapa pelanggaran, antara lain penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas (SPPD fiktif), markup belanja, dan penyimpangan dana publikasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait