Toko Elektronik di Pasar Panorama Bengkulu Terbakar, Damkar Kerahkan 12 Armada
Toko Elektronik di Pasar Panorama Bengkulu Terbakar, Damkar Kerahkan 12 Armada--(Sumber Foto: Angga/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Kebakaran hebat melanda sebuah toko elektronik di kawasan Pasar Panorama, tepatnya di Jalan Semangka Raya, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota BENGKULU, pada Selasa malam, 8 Juli 2025 sekitar pukul 22.30 WIB.
Menurut keterangan saksi mata, Riko, yang merupakan tetangga toko tersebut, kebakaran terjadi saat ruko dalam keadaan kosong karena sudah jam tutup.
"Aku lihat ada asap keluar dari ruko bagian bawah, kemudian di cek ada api yang kemudian semakin membesar dan merambat ke lantai 2," ujar Riko di lokasi kejadian.
Ia menambahkan bahwa saat kejadian, seluruh karyawan sudah pulang dan pintu ruko dalam keadaan terkunci dengan gembok.
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi di Sekretariat DPRD
BACA JUGA:Perdana Ngantor di Enggano, Wagub Langsung Rapat dan Hubungi Gubernur Bahas Proyek Strategis
Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 1 dan dengan cepat menjalar ke lantai 2 karena banyaknya barang elektronik di dalam toko.
Warga yang panik kemudian segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu.
Tak lama berselang, 12 unit armada Damkar diturunkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah kebakaran merambat ke bangunan di sebelahnya.
Berkat gerak cepat petugas, relawan Damkar (Redkar), serta bantuan warga sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.55 WIB, sebelum sempat melahap seluruh bagian toko atau menyebar ke ruko lain.
BACA JUGA:Diseruduk Truk Saat Bonceng Cucu, Kakek di Seluma Tewas Seketika
BACA JUGA:Silaturahmi BEMG dan Kapolda Bengkulu, Komitmen Sajikan Informasi Akurat dan Humanis
Kepala Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari lantai bawah.
"Itu kita lihat ada kabel-kabel yang bercabang sehingga besar kemungkinan menyebabkan korsleting listrik dan banyak barang elektronik sehingga api cepat membesar," sampainya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


