PLTP Hululais Ditargetkan Beroperasi 2027, Bengkulu Akan Terima Manfaat Peningkatan DBH hingga Loker
PLTP Hululais Ditargetkan Beroperasi 2027, Bengkulu Akan Terima Manfaat Peningkatan DBH hingga Loker--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais di Kabupaten Lebong dengan kapasitas 110 Mega Watt (MW), ditargetkan beroperasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada tahun 2027 mendatang.
Direktur Operasional PGEO, Ahmad Yani mengatakan, hambatan terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sempat menghambat laju proyek, kini telah teratasi. Namun, sinergi dan komitmen dari PT PLN masih menjadi kunci keberlanjutan.
"Kendala TKDN sudah tidak ada lagi. Tapi kami masih sangat membutuhkan komitmen dari PLN," ungkapnya.
Ahmad berharap dukungan langsung dari Gubernur Bengkulu agar percepatan proyek ini dapat tercapai.
BACA JUGA:Polsek Ratu Samban Tangkap Residivis Kambuhan, Sudah 7 Kali Keluar Masuk Penjara
BACA JUGA:Rehab 3 TPI Gagal Dilaksanakan Tahun Ini, DKP Seluma Targetkan Realisasi di 2026
PLTP Hululais, katanya, tak hanya menyuplai energi bersih, tetapi juga menjadi sumber pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi.
"Jika proyek ini berjalan sesuai target, Bengkulu akan memperoleh manfaat nyata dalam bentuk DBH," ujarnya.
Gubernur Helmi Hasan pun merespons positif permintaan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh percepatan proyek strategis ini.
Bahkan, dirinya akan segera bersurat kepada Presiden Republik Indonesia guna mendorong percepatan sinergi antara PGEO dan PLN.
BACA JUGA:BRI Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Klik Tautan Palsu
“Kita akan bersurat ke Presiden untuk mempercepat komitmen antara PGE dan PLN agar proyek ini segera terealisasi. Saat ini, tantangannya ada di PLN,” tegas Helmi.
Tak berhenti di meja rapat, Gubernur juga berencana melakukan koordinasi langsung ke pusat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


