Bank Indonesia

Diduga ODGJ, Pria di Manna Seret Remaja Penjual Es Dawet ke Rumah Kosong

Diduga ODGJ, Pria di Manna Seret Remaja Penjual Es Dawet ke Rumah Kosong

Diduga ODGJ, Pria di Manna Seret Remaja Penjual Es Dawet ke Rumah Kosong--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun, sebut saja Bunga (nama disamarkan), nyaris menjadi korban kekerasan saat sedang berjualan es dawet di sekitar Tugu Adipura, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kota Manna, Senin (4 Agustus 2025) siang.

Pelaku berinisial Jidud (23), warga Perumnas Pintu Langit, Kecamatan Kota Manna, diduga mengalami gangguan jiwa.

Ia tiba-tiba menyeret korban ke dalam rumah kosong yang berada tidak jauh dari lokasi korban berjualan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Tanpa peringatan, pelaku menarik korban masuk ke dalam rumah kosong dan sempat melakukan tindakan pelecehan fisik.

BACA JUGA:Punya Masalah Pada Pencernaan? Coba Atasi dengan Air Rebusan Daun Sembung, Cukup Diminum 2 Kali Sehari!

BACA JUGA:Terkenal Mampu Mengobati Masalah Kecantikan, Ini 5 Cara Menggunakan Minyak Calendula di Kulit Wajah dan Rambut

Beruntung, korban berani melawan hingga berhasil kabur, lalu meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi.

Seorang saksi mata menyebutkan bahwa korban tampak dalam kondisi syok saat meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, tim Totaici bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan bergerak cepat.

Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Bengkulu Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:Konsumsi Buah Rambutan Baik untuk Ibu Hamil, Ampuh Mencegah Anemia, Cek Lengkapnya di Sini

BACA JUGA:Berikut Ada 7 Cara Praktis untuk Mengolah Daun Sembung Jadi Obat Herbal, Bisa Atasi Demam hingga Nyeri Haid

Mengingat adanya dugaan gangguan kejiwaan, pelaku kemudian dibawa ke RSUD Hasanuddin Damrah Manna untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan secara menyeluruh.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., melalui Kanit PPA Polres Bengkulu Selatan, Aiptu Gufron, membenarkan bahwa pelaku sebelumnya pernah dirawat di RSJ Kota Bengkulu, berdasarkan keterangan dari Dinas Sosial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait