Lebih dari Satu Dekade, Usaha Jamur Tiram Kelurahan Bentiring Raup Omzet Jutaan Rupiah
Budidaya jamur tiram milik Sutrimo warga kelurahan bentiring--(Sumber Foto: Veronika/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Membudidayakan jamur tiram menjadi salah satu peluang usaha menjanjikan di Kota Bengkulu.
Salah satu pelaku yang konsisten mengembangkannya adalah Sutrimo, warga Kelurahan Bentiring RT 16, Jalan Korpri Baru Blok A/64, Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Komisi VIII DPR RI Dorong Penguatan Karakter di Pondok Pesantren, Ciptakan Santri Cerdas dan Tangguh
BACA JUGA:Teuku Zulkarnain Terpilih, Ketum KONI Provinsi Bengkulu: Anggaran Fokus untuk Pembinaan Atlet
Lebih dari satu dekade atau 10 tahun sejak tahun 2011 usaha ini digeluti oleh Sutrimo dan kini mampu menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah per bulan.
“Ya, kira-kira dari 2011 atau 2012, sudah ada lebih kan dari 10 tahunan,” ujar Sutrimo saat ditemui di tempat budidayanya, Senin (14/10).
BACA JUGA:Pembangunan Jalan Tol Bengkulu Dapat Kepastian, Helmi Hasan: Alhamdulillah, ini Doa Masyarakat
BACA JUGA:Keren! UNIB Punya Museum Serangga, Pertama dan Terbesar di Provinsi Bengkulu
Meski awalnya hanya dijalankan sebagai usaha sampingan, Sutrimo tetap tekun dalam proses produksi jamur tiram.
“Kalau aku ini karena skalanya bukan pokok ya, dulu aku kan punya usaha mebel, jadi ini cuma sampingan aja. Tapi sebenarnya proses produksinya sama aja seperti orang yang menjadikan ini usaha pokok,” jelasnya.
BACA JUGA:Dies Natalis ke-8, HMAR FT KBM UNIB Gelar Pameran Arsitektur
BACA JUGA:Kuota Terbatas! Ikuti Pelatihan Public Speaking Bersama RBTV
Dalam proses pembuatan media tanam, Sutrimo menggunakan bahan-bahan utama seperti serbuk kayu, dedak, dan kapur.
“Kalau yang penting, bahan bakunya ya serbuk kayu, dedak, kapur. Itulah komposisinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

