6 Tahun Tekuni Budidaya Jamur Tiram di Bengkulu, Harap Ada Dukungan Fasilitas dari Pemerintah
6 Tahun Tekuni Budidaya Jamur Tiram di Bengkulu, Harap Ada Dukungan Fasilitas dari Pemerintah--(Sumber Foto: Diska/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Usaha budidaya jamur tiram di Kota Bengkulu terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya dijalankan oleh Nizar Kawi (50), warga Kecamatan Selebar, yang sejak tahun 2019 konsisten menekuni usaha ini dengan legalitas perizinan berbasis risiko.
Nizar mengaku memilih budidaya jamur tiram karena peluang pasarnya yang cukup menjanjikan dan pertumbuhannya lebih baik jika dibandingkan komoditas lain.
“Saya memilih usaha jamur tiram karena memang di Bengkulu pemasarannya lebih bagus. Terus kedua, tumbuhnya lebih bagus,” jelasnya pada Jum'at (03/10/2025).
BACA JUGA:Unib Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT, Prestasi Besar di Era Kepemimpinan Retno Agustina
BACA JUGA:DPRD Bengkulu Dorong Infrastruktur, Ekonomi, dan Layanan Dasar Merata hingga Desa
Dari sisi perawatan, jamur tiram relatif mudah dipelihara. Ia hanya perlu menjaga kelembaban, suhu ruang, dan kebersihan kumbung agar jamur bisa tumbuh optimal.
“Perawatannya tidak terlalu sulit, hanya menjaga suhu, kelembaban, dan jangan sampai terlalu panas,” ujarnya.
BACA JUGA:DPRD Bengkulu Tegaskan Komitmen, Aspirasi Rakyat Dibawa ke Tingkat Nasional
BACA JUGA:Hari Batik Nasional, Bencoolen Mall Hadirkan Panggung Kreativitas Lewat Batik Carnival
Meski begitu, Nizar mengaku tidak selamanya usahanya lancar, ada beberapa kendala yang kerap dihadapi, terutama dalam ketersediaan bahan baku. Serbuk kayu sebagai media tanam jamur sering sulit didapat, terlebih saat musim hujan.
“Kalau kesulitan akhir-akhir ini, saya rasa di segi pencarian serbuk kayu saja yang agak susah karena musim hujan, itu aja sih,” ungkapnya.
BACA JUGA:Inflasi Bengkulu September 2025 Capai 0,97 Persen, Tertinggi Kedua Nasional, Ini Penyumbangnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


