Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro, Apa Alasannya?

AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro, Apa Alasannya?

AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro, Apa Alasannya?--Sumber Foto: (Doc/BETV)

BETVNEWS - Sabtu, 4 Januari 2026 waktu dini hari setempat, Amerika Serikat menyerang Kota Caracas dan menangkap presiden Venezuela Nicolas Madura.

Dalam peristiwa tersebut presiden maduro di tangkap bersama sang istri yakni Cilia Flores, saat sedang berada di kediamannya.

Proses ini tidak berselang lama setelah serangan dan serbuan pasukan AS di Caracas.

BACA JUGA:Fast Charging dan Kamera Jernih, Cek 6 Daftar HP Realme Terbaik 2026 Ini

BACA JUGA:Punya Fitur Kekinian, Ini Daftar Harga HP Vivo 2026 yang Bisa Jadi Pilihan

Pihak AS melakukan penangkapan terhadap Maduro dan istrinya, lantaran ada kaitan dengan aksi militer yang terjadi sebelumnya.

Seperti yang disampaikan, Senator dari Partai Republik, Mike Lee, ia mendapatkan informasi langsung dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahwa AS telah berhasil menangkap Maduro dan istri.

"Ia (Marco Rubio) memberi tahu saya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas tuduhan pidana di Amerika Serikat, dan bahwa aksi kinetik yang kita lihat malam ini dikerahkan untuk melindungi dan membela pihak yang melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut," tutur Mike Lee (melansir pada laman cnnindonesia.com).

BACA JUGA:Banjir Rendam 100 Hektare Sawah, Petani Desa Srikuncoro Gagal Panen

BACA JUGA:Ini 6 Rekomendasi HP Murah Berkualitas 2026, Cek di Sini! Ada OPPO A58

Hingga kini, pihak Venezuela belum mendapatkan kabar mengenai keberadaan Maduro dan meminta presiden AS untuk memberikan bukti bahwa ia masih hidup.

Setelah lebih lanjut, Presiden Trump akhirnya mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Maduro sedang berada di sebuah kapal milik AS.

Dari pernyataan dalam negeri, sejumlah anggota kongres AS menyatakan peristiwa tersebut ilegal, sedangkan pemerintah memberitahukan bahwa Maduro akan menjalani proses persidangan.

BACA JUGA:Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi Resmikan Kantor DPD KAI Bengkulu, Siap Layani Bantuan Hukum Masyarakat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: