Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kepahiang Terima Gelar Adat Rejang
Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Wakil Bupati Abdul Hafizh, serta Ketua DPRD Kepahiang Igot Gregory Dayefiandro menerima gelar adat Rejang dalam kegiatan Umbung Kutei ke-4 yang digelar di Kabupaten Kepahiang, Kamis (6/1/2026).--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Wakil Bupati Abdul Hafizh, serta Ketua DPRD Kepahiang Igot Gregory Dayefiandro menerima gelar adat Rejang dalam kegiatan Umbung Kutei ke-4 yang digelar di Kabupaten Kepahiang, Kamis (6/1/2026).
Kegiatan Umbung Kutei ke-4 mengusung tema “Iben Adat Makeut Jolok Rajo” dan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang bekerja sama dengan Lembaga Adat Rejang Kepahiang (LARK). Acara ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Kepahiang.
BACA JUGA:Daftar Mobil Listrik dengan Harga di Bawah Rp200 Juta, per Januari 2026
BACA JUGA:Ini 6 Daftar HP 3 Jutaan yang Direkomendasikan 2026, Salah Satunya Punya Layar Super Amoled
Dalam prosesi adat, Bupati Kepahiang Zurdi Nata dianugerahi gelar Ario Menang Pasak Bumi, Wakil Bupati Abdul Hafizh menerima gelar Depati Setapak Tunggea Mangkuto Alam, sementara Ketua DPRD Kepahiang Igot Gregory Dayefiandro dianugerahi gelar Depati Mangku Bumi.
Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penganugerahan gelar adat yang diberikan kepada pimpinan daerah Kabupaten Kepahiang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang serta Lembaga Adat Rejang Kepahiang yang telah menganugerahkan gelar adat kepada kami,” ujar Zurdi Nata.
BACA JUGA:Menarik! HP Xiaomi 14T Ini Punya Kamera Terbaik, Cek Spesifikasi Lainnya
BACA JUGA:Punya Desain Premium, Cek Spesifikasi dan keunggulan iPhone 16 Pro 2026 di Sini
Ia menjelaskan, Umbung Kutei merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat, sekaligus sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
“Ini merupakan tahun keempat pelaksanaan Umbung Kutei sebagai agenda tahunan. Harapan kita, kegiatan adat seperti ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat Rejang di Kabupaten Kepahiang, agar budaya dan adat istiadat tetap lestari,” harapnya.
BACA JUGA:Warga Kota Bengkulu Bahagia, Kursi Roda dari Walikota Hadirkan Haru
BACA JUGA:Warga Tinggal Bersama Ayam, Walikota Bengkulu Janjikan Bedah Rumah
Acara Umbung Kutei ke-4 berlangsung khidmat dan sarat nilai budaya, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


