Asyik Merokok dan Bermain Gaple Saat Jam Sekolah, 14 Pelajar Bengkulu Terjaring Razia Satpol PP
Asyik Merokok dan Bermain Gaple, 14 Pelajar Terjaring Razia--(Sumber Foto: Abdu/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Sebanyak 14 pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Bengkulu terjaring razia rutin yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bengkulu, Senin (26/1/2026).
Para pelajar tersebut kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung.
Ke-14 pelajar itu ditemukan di dua lokasi berbeda, yakni di area belakang Stadion Semarak Bengkulu serta di sebuah warung yang berada di kawasan Sawah Lebar.
Saat dilakukan pemeriksaan, sebagian pelajar diketahui sedang bermain gaple dan merokok.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Putus Aliran Listrik Pedagang di Jalan Semangka
BACA JUGA:Pastikan Petani Terima Harga Gabah Rp6.500 per Kg, Bulog Bengkulu Turun ke Pengololahan Padi
Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Deki Zulkarnain, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin terhadap aktivitas pelajar di luar sekolah pada jam belajar.
Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah pembinaan agar para pelajar tidak mengulangi perbuatan serupa.
"Pelajar yang terjaring kita amankan ke kantor untuk diberikan pembinaan. Bentuknya berupa kegiatan disiplin, seperti berkeliling kawasan Kantor Gubernur Bengkulu dan latihan fisik ringan, sebagai upaya memberikan efek jera," kata Deki.
Ia menjelaskan, kegiatan razia pelajar bolos sekolah ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan yang sejalan dengan program Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dalam rangka membantu orang tua serta pihak sekolah mengawasi perilaku anak-anak di luar lingkungan pendidikan.
BACA JUGA:Kampung Cina ke Taman Tabut, Pemkot Siapkan Kawasan Terpadu Baru untuk Kota Bengkulu
BACA JUGA:Kejar PAD 2026 Rp400 Miliar, Pemkot Bengkulu Tekan Belanja Pegawai 30 Persen di 2027
"Ini bagian dari komitmen untuk menciptakan generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab. Harapannya, pelajar tidak kembali mengulangi kebiasaan bolos sekolah, agar menjadi orang berguna dikemudian hari " ujarnya.
Deki menambahkan, setelah proses pembinaan selesai, seluruh pelajar tersebut akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing.
Selain itu, Satpol PP juga akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan lanjutan.
"Nanti orang tua akan menjemput anak-anak mereka, dan surat juga kita tembuskan ke sekolah yang bersangkutan," tutupnya.
BACA JUGA:Tertibkan Pondokan Liar, Pemkot Bangun Gazebo Gratis untuk Pengunjung Wisata Pantai Panjang
BACA JUGA:Ratusan Warga Bengkulu Meriahkan Launching All New Honda Vario Street 125 di Belungguk Point
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


