Kebakaran Hebat di Lais, Rumah Warga dan Harta Benda Ludes Dilalap Api
Kebakaran Hebat di Lais, Rumah Warga dan Harta Benda Ludes Dilalap Api--(Sumber Foto: Aap/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Senin siang.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik Eko bersama istrinya, Marlena. Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 10.45 WIB dan dengan cepat melalap seluruh bagian bangunan rumah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara, Sasman, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, api menyebar dengan sangat cepat.
BACA JUGA:Puluhan Pedagang KZ Abidin I Diundi Tempati Kios PTM Bengkulu
BACA JUGA:Asyik Merokok dan Bermain Gaple Saat Jam Sekolah, 14 Pelajar Bengkulu Terjaring Razia Satpol PP
Selain satu unit rumah, satu unit sepeda motor jenis matik yang terparkir di dalam rumah juga ikut hangus terbakar.
“Tidak hanya bangunan rumah, sejumlah uang tunai, satu unit hp iPhone, surat-surat dan dokumen penting, serta perhiasan emas milik korban turut musnah dilalap api. Dengan estimasi kerugian materil capai Rp700 juta,” ujar Sasman.
Untuk memadamkan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dibantu satu unit kendaraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Proses pemadaman juga dibantu oleh warga setempat yang secara gotong royong membantu petugas di lokasi kejadian.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Putus Aliran Listrik Pedagang di Jalan Semangka
BACA JUGA:Pastikan Petani Terima Harga Gabah Rp6.500 per Kg, Bulog Bengkulu Turun ke Pengololahan Padi
"Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait," sambungnya.
Di sisi lain, Sasman juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar selalu memberikan ruang dan tidak menghambat laju kendaraan pemadam kebakaran saat melintas menuju lokasi kejadian.
Hal tersebut dinilai sangat penting guna mempercepat proses penanganan dan pemadaman api.
Sementara itu, Camat Lais, Venti Herlina, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi korban saat ini dalam keadaan aman dan baik. Meski demikian, korban masih mengalami syok dan trauma akibat musibah yang baru saja dialami.
BACA JUGA:Tertibkan Pondokan Liar, Pemkot Bangun Gazebo Gratis untuk Pengunjung Wisata Pantai Panjang
BACA JUGA:Ratusan Warga Bengkulu Meriahkan Launching All New Honda Vario Street 125 di Belungguk Point
“Kami terus melakukan pemantauan serta memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga agar tetap tegar menghadapi cobaan ini,” kata Venti.
Pihak kecamatan juga berharap agar pemerintah daerah dapat segera menyalurkan bantuan, baik berupa logistik maupun kebutuhan dasar lainnya, guna meringankan beban korban.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, instansi terkait, serta masyarakat sangat dibutuhkan agar proses pemulihan kondisi korban dapat berjalan cepat dan optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


