Bank Indonesia

Capaian Baru! 331 Rumah di Bengkulu Selatan Kini Terang Benderang Lewat Program Listrik Gratis

Capaian Baru! 331 Rumah di Bengkulu Selatan Kini Terang Benderang Lewat Program Listrik Gratis

Capaian Baru! 331 Rumah di Bengkulu Selatan Kini Terang Benderang Lewat Program Listrik Gratis--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Program strategis pengentasan kegelapan bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan progres signifikan.

Hingga memasuki periode ini, tercatat sebanyak 331 titik sambungan listrik gratis telah berhasil terpasang dari total 700 usulan yang masuk dalam radar pembiayaan pemerintah.

Langkah ini diambil guna memastikan pemerataan akses energi bagi masyarakat kelas bawah yang selama ini masih bergantung pada sambungan tetangga. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan akan terus melakukan pengawalan ketat agar sisa kuota usulan segera terealisasi tanpa hambatan teknis.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa pemantauan terhadap distribusi energi ini tidak akan berhenti hingga seluruh target sasaran terpenuhi secara tuntas.

BACA JUGA:Dukung Mobilitas Pelayanan, 11 Camat di Bengkulu Selatan Segera Terima Mobil Dinas Baru

BACA JUGA:Protes Jalan Rusak di Seluma, Warga Desak BPJN Hentikan Proyek Tambal Sulam

“Kita akan terus monitor dari 700 usulan dan 331 yang sudah terpasang, sampai semua warga yang tidak mampu dibantu pemerintah untuk pemasangan listrik gratis,” tegas Helmi.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan akses cahaya. Susti Susanti, salah seorang warga penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena kini tidak lagi harus menumpang listrik.

“Senang sekali, sudah dua tahun terakhir belum bisa punya listrik sendiri karena terkendala biaya,” ujar Susti Susanti.

Namun, di tengah sukacita tersebut, muncul persoalan baru terkait operasional bulanan. Para penerima bantuan mulai mengeluhkan tingginya tagihan listrik pada daya 900 Watt yang mencapai kisaran Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per bulan.

Nilai ini dianggap sangat membebani dibandingkan saat mereka menyalur dari tetangga yang hanya memakan biaya sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.

BACA JUGA:Sirkuit Dadakan di Jantung Pemerintahan: Polisi Siapkan Sanksi Berat Bagi Pelaku Balap Liar di Seluma

BACA JUGA:Cegah Prostitusi Online dan HIV, Pemkot Bengkulu Instruksikan Camat hingga RT Perketat Pengawasan Kos-kosan

Masyarakat mengaku kebingungan karena janji terkait subsidi biaya pemakaian bulanan belum kunjung mereka rasakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait