Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Belum Ada Dana, Rencana Ubah View Tower Jadi Tiang Bendera Tertinggi Masih Tertunda

Belum Ada Dana, Rencana Ubah View Tower Jadi Tiang Bendera Tertinggi Masih Tertunda

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso--(Sumber Foto: Oki/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Rencana besar Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mentransformasi View Tower menjadi tiang bendera Merah Putih tertinggi di Indonesia, sekaligus merehabilitasi Balai Raya Semarak menjadi ikon wisata baru, kini berada dalam ketidakpastian.

Hingga memasuki tahun anggaran 2026, proyek ambisius ini belum menunjukkan tanda-tanda pelaksanaan fisik.

Kendala utama terletak pada belum tersedianya alokasi anggaran, bahkan untuk tahap perencanaan yang semula dijadwalkan pada akhir tahun lalu.

Kondisi ini memaksa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu berada dalam posisi menunggu kejelasan pendanaan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu mengungkapkan bahwa hasil reviu terhadap struktur View Tower telah dipaparkan kepada Gubernur.

BACA JUGA:Penyegaran Birokrasi Kepahiang, Bupati Zurdi Nata Lantik 98 Pejabat Eselon III dan IV

BACA JUGA:Wujudkan Layanan Kesehatan Merata, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp45 Miliar untuk BPJS Gratis

Berdasarkan hitungan teknis, biaya yang dibutuhkan untuk menyulap kedua aset bersejarah tersebut sangat fantastis, yakni mencapai Rp300 miliar.

Mengingat besarnya dana yang diperlukan, Pemprov Bengkulu telah mencoba mengajukan usulan bantuan dana ke Kementerian PUPR RI.

Kadis PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengonfirmasi bahwa sejauh ini proyek tersebut belum memiliki plot anggaran di tahun berjalan.

"View tower baru tahun kemarin perencanaannya, dan ditahun ini anggarannya belum muncul, sehingga belum dapat di pastikan pembangunannya," ungkap Tejo Suroso.

Tanpa adanya kepastian anggaran, baik dari APBD maupun dukungan APBN melalui kementerian terkait, wajah baru gedung daerah dan View Tower sebagai pusat daya tarik wisata di Bengkulu dipastikan masih harus tertunda lebih lama.

BACA JUGA:Polda Bengkulu Sikat Jaringan Narkoba Lebong: 5 Oknum Anggota Diringkus dan Terancam PTDH

BACA JUGA:Waka I DPRD Provinsi Bengkulu Tinjau Lokasi Abrasi Pondok Kelapa, Targetkan Penanganan Fisik 2027

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait