Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari

Megatsunami 200 Meter Guncang Greenland, Bumi Bergetar Selama 9 Hari--(Sumber Foto: Doc/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Fenomena alam luar biasa di Greenland kembali mengguncang perhatian dunia ilmiah dan lingkungan. Peristiwa yang dikenal sebagai megatsunami Greenland mendadak menjadi sorotan internasional karena dampaknya tidak hanya menciptakan gelombang raksasa, tetapi juga memicu getaran Bumi selama 9 hari berturut-turut.

Hasil penelitian terbaru mengungkap bahwa longsoran besar di wilayah Greenland Timur menghasilkan tsunami setinggi sekitar 200 meter.

BACA JUGA:Tabligh Akbar Bersama Ustaz Ucay: Refleksi Membersihkan Hati, Meningkatkan Kualitas Ibadah Menuju Bulan Suci

BACA JUGA:Bapenda dan Diskominfo Berganti Kepala, Pemkot Bengkulu Beri Sinyal Mutasi Lanjutan

Kejadian ini memunculkan sinyal seismik tak biasa yang tercatat oleh alat pemantau gempa di berbagai belahan dunia.

Awalnya, data tersebut diduga sebagai gangguan teknis, namun kemudian dipastikan sebagai dampak langsung dari peristiwa alam ekstrem yang dipicu oleh perubahan iklim.

BACA JUGA:Perluasan Lahan TPA Air Sebakul, Pemkot Pemkot Bengkulu Anggarkan Rp3,5 Miliar dari APBD 2026

BACA JUGA:Tertibkan Wajah Kota, Pemkot Gratiskan Retribusi 3 Bulan Bagi PKL yang Masuk ke Dalam Pasar Panorama

Getaran Misterius yang Membingungkan Ilmuwan

Peristiwa ini terjadi di Dickson Fjord, kawasan terpencil di Greenland Timur. Berdasarkan laporan ilmiah terbaru, getaran tersebut bukan berasal dari aktivitas gempa tektonik biasa. Para peneliti mendeteksi gelombang seismik tipe Very Long Period (VLP) yang tidak lazim.

Berbeda dengan gempa yang polanya acak, sinyal ini berbentuk getaran tunggal yang stabil dan berulang setiap satu setengah menit. Gelombang tersebut bahkan terekam oleh jaringan seismik global, dari wilayah Arktik hingga Antartika.

“Untuk pertama kalinya, sebuah kejadian alam menyebabkan Bumi beresonansi selama lebih dari seminggu. Planet ini seperti bergetar layaknya lonceng raksasa,” ungkap Kristian Svennevig dari Survei Geologi Denmark dan Greenland (GEUS).

BACA JUGA:Kisah Kota Hilang di Argentina, Timbul Kembali Usai 25 Tahun Tenggelam

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Imbau Perusahaan di Bengkulu Salurkan Zakat Lewat Lembaga Resmi Baznas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: