Masuk Ramadan 2026, Siswa SD dan SMP di Kota Bengkulu Libur 18–21 Februari
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bengkulu, Denny Apriansyah--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu resmi mengeluarkan jadwal libur awal puasa bagi peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bengkulu.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bengkulu, Denny Apriansyah, menyampaikan bahwa libur awal Ramadan akan berlangsung selama empat hari, yakni pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026.
“Libur awal puasa bagi siswa SD dan SMP ditetapkan pada tanggal 18 hingga 21 Februari. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa menyesuaikan diri dengan aktivitas ibadah di awal Ramadan,” ujar Denny.
Meski kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan, Disdikbud tetap mengarahkan para siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran secara mandiri selama masa libur awal Ramadan.
BACA JUGA:BMKG Bengkulu Prediksi Hujan Lebat Masih Terjadi di Awal Februari
BACA JUGA:Fenomena Snow Moon 2026: Bulan Purnama Februari, Waktu & Cara Melihatnya
“Selama libur awal Ramadan, kegiatan pembelajaran dilakukan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, maupun di tengah masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Disdikbud Kota Bengkulu juga menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai religius.
“Para siswa diminta untuk terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan selama libur, seperti mengikuti pengajian, tadarus, atau kegiatan keagamaan lainnya,” tambah Denny.
Sebagai bentuk evaluasi, pihak sekolah nantinya akan melakukan penilaian terhadap aktivitas siswa selama masa libur awal Ramadan. Penilaian tersebut dilakukan melalui resume atau laporan kegiatan yang wajib disusun oleh para siswa.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Puasa Nisfu Sya’ban: Arti, Keutamaan dan Tata Caranya
BACA JUGA:Cara Membuat Kue Stik Bawang Renyah dan Gurih, Resep Camilan Favorit di Rumah
“Nantinya pihak sekolah akan menilai keaktifan siswa melalui resume atau laporan kegiatan yang dibuat selama libur awal Ramadan,” tutupnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan serta memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam pendidikan siswa selama bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

