Cegah Penimbunan Barang, Bulog Bengkulu Sidak Pasar Serentak dan Masifkan Distribusi
Cegah Penimbunan Barang, Bulog Bengkulu Sidak Pasar Serentak dan Masifkan Distribusi--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri 2026, Perum Bulog menggelar inspeksi mendadak (sidak) secara kolektif di berbagai penjuru tanah air.
Aksi lapangan ini bertujuan menjamin ketersediaan pasokan serta menjaga agar harga beras dan Minyakita tidak melambung tinggi, sehingga ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga di tengah momentum hari besar keagamaan.
Di level daerah, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, telah menginstruksikan seluruh jajaran di Kantor Wilayah maupun Kantor Cabang untuk memperketat pengawasan stok di pasar-pasar rakyat hingga pasar induk di seluruh Provinsi Bengkulu.
“Kami menegaskan bahwa Bulog hadir langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup. Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya.
BACA JUGA:Jaga Kekhusyukan Ramadan, Satpol PP Kota Bengkulu Pantau Jam Operasional Hiburan Malam
BACA JUGA:Perusahaan di Bengkulu Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Pembayaran Dilarang Dicicil
Dalam rangkaian sidak yang menyisir pasar tradisional di Bengkulu hingga Rejang Lebong, Bulog tidak hanya memelototi harga, tetapi juga memastikan kualitas produk dan memangkas jalur distribusi agar barang sampai ke konsumen dengan harga yang wajar.
Untuk memperkuat rasa aman masyarakat, Dody merinci kondisi lumbung pangan Bengkulu yang saat ini dalam status sangat mencukupi
"Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam kondisi sangat aman saat ini ada lebih dari 10 ribu ton. Sementara untuk komoditas Minyakita, Bulog memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Distribusi Minyakita ini kami gunakan skema langsung dari gudang Bulog ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen", tambah Dody Syahrial.
Guna membentengi pasar dari ancaman penimbunan dan spekulasi harga, Bulog Kanwil Bengkulu mempererat koordinasi dengan Satgas Pangan serta pemerintah daerah.
Pemantauan berkala akan terus dilakukan hingga usai perayaan Lebaran demi memastikan iklim perdagangan yang sehat dan kondusif.
BACA JUGA:Tingkatkan Produktivitas, Bengkulu Targetkan Peremajaan 3.500 Hektare Sawit di 2026
BACA JUGA:Peminat Minim, Pendaftaran Seleksi Eselon II Pemkot Bengkulu Diperpanjang hingga 2 Maret
Sebagai informasi tambahan, data logistik di gudang Kanwil Bulog Bengkulu mencatatkan angka yang solid:
Beras: 10.729.895 Kg
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
