Bank Indonesia

Wabup Gustianto Warning BPJN: Lubang di Jalinbar Seluma Harus Tuntas Sebelum Arus Mudik

Wabup Gustianto Warning BPJN: Lubang di Jalinbar Seluma Harus Tuntas Sebelum Arus Mudik

Wakil Bupati Seluma, Gustianto--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS - Kondisi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera di wilayah Kabupaten Seluma yang penuh lubang memicu reaksi keras dari pemerintah daerah.

Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto, menginstruksikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu untuk segera "tancap gas" menuntaskan perbaikan aspal yang rusak sebelum gelombang mudik tiba.

Bukan tanpa alasan, titik-titik kerusakan yang menyebar di sepanjang jalur pesisir ini dinilai sudah pada tahap mengkhawatirkan dan sangat berisiko merenggut nyawa pengendara.

Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Jalinbar diprediksi akan menjadi jalur tersibuk bagi ribuan pemudik lintas provinsi. Gustianto menekankan bahwa kenyamanan pengguna jalan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

BACA JUGA:Pastikan Stok BBM Aman Selama Ramadan, Pemkot dan Polresta Bengkulu Sidak SPBU

BACA JUGA:Permudah Layanan Masyarakat, Polda Bengkulu Terbitkan 8.400 SKCK via Polri Super App

"Kita tidak ingin ada masyarakat yang celaka gara-gara menghindari lubang. Volume kendaraan akan melonjak drastis dalam waktu dekat, jadi perbaikan aspal harus menjadi prioritas utama sekarang," tegas Gustianto usai meninjau kondisi jalan, Jumat (6/3).

Meskipun saat ini tim BPJN Bengkulu sudah mulai melakukan penambalan (patching) di beberapa ruas, Wabup meminta agar pengerjaan tidak dilakukan asal-asalan. Ia menginginkan hasil yang tahan lama mengingat beban kendaraan logistik yang melintas di jalur ini sangat berat.

"Jalinbar ini urat nadi logistik Sumatera. Kalau perbaikannya hanya sekadar 'bedak' atau asal tutup lubang, sebentar lagi akan rusak lagi. Saya minta kualitasnya benar-benar dijaga agar pemudik nanti merasa aman melintas di Seluma," tambahnya.

BACA JUGA:Jangkau 300 Ribu Penerima, Realisasi Program MBG di Bengkulu Capai Rp173 Miliar

BACA JUGA:Permudah Layanan Masyarakat, Polda Bengkulu Terbitkan 8.400 SKCK via Polri Super App

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma kini ditugaskan untuk mengawal setiap proses pengerjaan yang dilakukan pihak balai nasional tersebut.

"Koordinasi teknis antara daerah dan pusat harus berjalan maksimal. Saya sudah perintahkan Dinas PUPR untuk terus memantau di lapangan. Jangan sampai pengerjaan terhambat atau hasilnya tidak sesuai standar keselamatan," tutup Wabup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: