Kebakaran Hanguskan Rumah Buruh Harian di Sukarami, Diduga Berawal dari Korsleting Kulkas
Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Perumahan Nafila Resident, Jalan Kebun Indah 8, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 11.49 WIB.--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Perumahan Nafila Resident, Jalan Kebun Indah 8, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 11.49 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Asrin (40), seorang buruh harian yang tinggal bersama keluarganya. Api dengan cepat membesar hingga melahap sebagian besar bangunan rumah.
BACA JUGA:Rampung! Polda, Pemkot Bengkulu dan REI Serahkan Rumah Layak Huni ke Pak Pandi
BACA JUGA:BPS Bengkulu: Aktivitas Penerbangan Turun, Angkutan Laut Meningkat di Awal 2026
Kebakaran pertama kali diketahui oleh anak korban yang saat itu berada di dalam rumah. Ketika kejadian, anak Asrin sedang tertidur di dalam kamar.
Namun, ia terbangun setelah merasakan hawa panas dari dalam rumah. Saat bangun dan memeriksa kondisi sekitar, ia melihat kulkas di dalam rumah sudah mengeluarkan api.
“Saat kejadian saya sedang bekerja. Anak saya yang berada di rumah sedang tidur, lalu terbangun karena merasa panas. Setelah dilihat ternyata kulkas sudah terbakar,” ujar Asrin.
Api yang muncul dari bagian kulkas kemudian dengan cepat membesar dan mulai menjalar ke bagian lain di dalam rumah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada kulkas.
Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sambil berupaya menahan kobaran api agar tidak semakin meluas, warga juga menghubungi petugas pemadam kebakaran.
BACA JUGA:Gandeng Kabupaten dan Kota, Pemprov Bengkulu Lanjutkan Program Jaminan Sosial Pekerja Rentan 2026
Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Kota Bengkulu bersama relawan Damkar tiba di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
