Bank Indonesia

Bulog Bengkulu Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bulog Bengkulu Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bulog Bengkulu Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu memberikan jaminan atas ketahanan stok pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng, di tengah persiapan menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah.

Ketersediaan komoditas tersebut diklaim dalam posisi sangat aman, bahkan diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga penghujung tahun 2026.

Menyikapi hal ini, otoritas terkait meminta warga tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi borong (panic buying). Kondisi ini ditekankan sebagai bentuk antisipasi terhadap fluktuasi permintaan menjelang hari besar keagamaan serta pengaruh dinamika geopolitik global.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengungkapkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang-gudang Bengkulu saat ini telah melampaui angka 11.278 ton.

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah seiring berlangsungnya masa panen raya dan intensifikasi penyerapan gabah petani lokal di seluruh wilayah provinsi.

BACA JUGA:Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Bengkulu Selatan Siapkan Stok Sembako Murah

BACA JUGA:Momen HUT ke-77: Bupati Rifai Tajuddin Soroti Keberhasilan Bangun 51 Jembatan Gantung

Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton secara nasional dan sebanyak 11.278 ton untuk Kanwil Bengkulu sendiri. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton secara nasional,” tegas Dody.

Selain beras, sektor minyak goreng juga mendapat perhatian khusus. Melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), BULOG mendapatkan jaminan distribusi sekitar 46 juta liter Minyakita per bulan dari Kementerian Perdagangan.

Sinergi ini menjadi pondasi kuat untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Berdasarkan pemantauan terkini di lapangan, tren harga bahan pokok lainnya di pasar-pasar tradisional Bengkulu terpantau stabil dan masih dalam jangkauan daya beli masyarakat.

BACA JUGA:Kabur dari Lampung ke Bengkulu, Pelajar MTS Hilang Usai Pamit Tarawih Terlacak di Terminal DAMRI

BACA JUGA:Antisipasi Longsor Jalur Mudik, Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Siagakan Alat Berat di Titik Rawan

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: